Laga Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java-North di Sahabat Arena Semarang menyisakan euforia yang luar biasa bagi skuad putra SMA Tritunggal Semarang.
Kemenangan telak 80-36 atas SMA Semesta Bilingual Boarding School pada Jumat, 9 Oktober 2026, bukan sekadar sebuah hasil akhir di papan skor.
Di balik pesta kemenangan dan kembalinya takhta juara ke tangan Tritunggal, terselip sebuah kisah persahabatan dan rasa kehilangan yang mendalam.
Bagi anak-anak Tritunggal, perayaan malam itu terasa belum sepenuhnya lengkap. Ada satu sosok penting yang harus absen gelaran musim ini, adalah Edward Jeremy Hardi.
Nama Edward bukanlah nama sembarangan di tim basket Tritunggal. Rekam jejaknya bersama sekolah ini begitu lekat dengan perjuangan panjang.
Pada musim pertamanya di DBL, Edward sukses mengantar skuad AZA 3X3 Competition 2024 Central Java-North meraih gelar runner-up.
Edward Jeremy (keempat dari kiri) saat dinobatkan sebagai runner up AZA 3X3 Competition 2024 Central Java-North
Perjalanannya berlanjut musim lalu saat ia bersama rekan-rekan seangkatannya membawa skuad lima lawan lima Tritunggal menembus babak Fantastic Four.
Namun, takdir berkata lain jelang musim penutupnya di SMA. Saat menjalani sesi latihan intensif pada September lalu, sebuah musibah tak terduga terjadi.
Edward salah melakukan tumpuan usai melompat, yang berujung pada cedera parah putusnya Anterior Cruciate Ligament (ACL).
Hal itu memaksanya menjalani operasi dan merelakan mimpinya melantai di DBL Central Java-North musim ini.
Baca Juga: Tritunggal Rebut Kembali Takhta DBL Central Java-North Sekaligus Kawinkan Gelar!
Ibrahim Ali Kafi (Aim), pemain kelas XII Tritunggal, mengenang betapa beratnya momen ketika rekan setimnya sekaligus harus menepi dari lapangan.
"Edward itu sebenarnya salah satu key player kita, kita ngerasa kehilangan yang besar banget karena ini season terakhir dia," ungkap Aim.
Ironisnya, cedera parah yang menimpa Edward juga memperlihatkan pahitnya perjalanan angkatan kelas XII mereka.
Aim menceritakan bahwa dari puluhan pemain dalam seleksi, angkatan mereka yang berjumlah delapan orang tidak pernah sekalipun merasakan lengkap dalam satu kompetisi akibat silih berganti mengalami cedera maupun tak lolos seleksi.
Namun di balik rasa sedih itu, musibah yang dialami Edward malah membuat tim Tritunggal makin solid.
Rasa kehilangan itu diubah jadi semangat bersama yang membuat para pemain berjuang lebih keras, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga buat sahabat mereka
"Kejadian itu, walaupun sedih buat Edward, tapi tetep ada dampak positifnya buat tim. Kita jadi lebih solid, kita jadi lebih seperti keluarga lagi," tutur Aim penuh haru.
Potret para pemain SMA Tritunggal Semarang membentangkan banner untuk Edward tepat usai pertandingan
Sisi emosional itu terpampang nyata usai peluit panjang berbunyi. Di tengah lapangan Sahabat Arena, para penggawa putra Tritunggal kompak membentangkan sebuah banner yang ditujukan khusus bagi Edward.
Tulisan haru terpampang jelas di kain tersebut: "Take all the time you need to heal. We've got your back every step of the way. Falcons got each other's backs! This is for you."
Pesan itu menjadi simbol nyata bahwa sejauh apa pun langkah kaki mereka di atas lapangan, jiwa Edward tetap berada di sisi mereka.
Tak heran, saat ditanya mengenai kepada siapa kemenangan dan trofi juara ini dipersembahkan, Aim tanpa ragu menyebut nama sahabatnya di urutan paling awal. "Kemenangan ini yang pertama pastinya buat Edward," tegas Aim.
Perjuangan Tritunggal musim ini membuktikan bahwa sebuah tim yang hebat tidak hanya dibentuk dari keringat di atas lapangan, melainkan dari ikatan emosional yang tulus.
Baca Juga: Musim Lalu Tereliminasi dari Tim, Jonathan Marvell Buktikan Dua Digit di Playoff
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)