Di balik sosok Sinclaire Jefferson Halim yang ceria dan penuh ekspresi di lapangan, ada dukungan besar dari sang mama, Yosephine. Bagi Mama Yosephine, memberikan kasih sayang secara terbuka kepada anak bukanlah sesuatu yang perlu ditahan.
Justru, ia percaya bahwa perhatian dan dukungan yang diberikan dengan tulus bisa menjadi salah satu alasan Sinclaire, sapaan akrbnya, tumbuh sebagai pribadi yang penuh semangat. Hal itu pula yang terlihat dari perjalanan Sinclaire bersama SMA St Louis 1 Surabaya (Sinlui) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java.
Memasuki tahun terakhirnya di bangku SMA, Sinclaire kembali menunjukkan performa yang membuat sang mama bangga. Terlebih, perjalanannya melantai di DBL Arena bukanlah hal yang singkat. Dalam 3 musim berturut-turut, Sinclaire berhasil membawa timnya meraih predikat Champion di Honda DBL with Kopi Good Day East Java.
Di musim terakhirnya, Sinclaire sukses mencatatkan performa double-double di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java. Ia menorehkan 14 poin dan 12 rebound setelah bermain selama 30 menit. Sumbangan itu turut mengantarkan putra Sinlui sukses menundukkan SMA Gloria 1 Surabaya dengan skor akhir 56-35.
Mama Yosephine mengaku senang melihat perkembangan sang anak dari tahun ke tahun. Ia juga mengapresiasi peran pelatih, Ivan Widianto Tjahjono, yang turut membantu Sinclaire berkembang sebagai pemain basket.
Baca juga: Putra Sinlui Juara 8 Kali Beruntun, Kawinkan Gelar Lagi di DBL East Java 2026!
Namun, bagi Mama Yosephine, dukungan untuk sang anak tidak berhenti pada pencapaian di lapangan. Ia berusaha selalu hadir dalam setiap proses yang dijalani Sinclaire, baik saat pertandingan maupun latihan.
"Apa pun yang dia lakukan, saya pasti dukung. Apa pun yang demi kebaikannya dia, saya pasti kasih dukungan penuh," ungkap Mama Yosephine saat ditemui usai pertandingan, Jumat, 9 Oktober 2026.
Menurutnya, Sinclaire memang sudah dikenal sebagai anak yang ceria sejak kecil. Karakter tersebut juga terbawa ketika ia bermain basket. Ekspresi Sinclaire yang begitu menggebu-gebu terkadang membuat Mama Yosephine khawatir.
Apalagi saat sang anak terlalu larut dalam pertandingan. Meski begitu, ia memahami bahwa itulah cara Sinclaire mengekspresikan semangatnya di lapangan.
Baca juga: Simak Daftar Kopi Good Day First dan Second Team Putra DBL East Java 2026!
Ketika ditanya mengenai rahasia membesarkan anak yang ceria, Mama Yosephine tidak memberikan jawaban yang rumit. "Rahasianya cuma menyayangi dengan kasih sayang yang luar biasa," tuturnya.
Kedekatan keduanya pun terlihat dari kebiasaan sederhana di rumah. Mama Yosephine mengatakan hingga sekarang, Sinclaire tidak malu menunjukkan rasa sayangnya kepada sang mama. "Bahkan sampai sekarang Sinclaire masih sering mencium saya dan dia nggak malu sama hal itu," beber Mama Yosephine.
Dukungan Mama Yosephine juga terlihat dari kesediaannya menemani Sinclaire menjalani rutinitas yang padat. Selama 2 tahun terakhir, ia berusaha tidak melewatkan setiap pertandingan yang dijalani Sinclaire. Bahkan, pada musim terakhir Sinclaire di SMA, Mama Yosephine rutin hadir saat latihan dan rela menunggu selama 2 hingga 3 jam.
"Saya mau dukung Sinclaire supaya dia bisa all out. Biar semangat, biar dia mau menunjukkan sama saya bahwa dia bisa," jelasnya.
Baca juga: Inilah Penerima Most Awesome Player dan Supporter DBL East Java-North 2026!
Perhatian tersebut tidak hanya diberikan dalam urusan basket. Sebagai siswa kelas XII, Sinclaire juga harus membagi waktu antara latihan, sekolah, dan persiapan menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Mama Yosephine bercerita bahwa putranya tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk kewajiban akademiknya. Tidak jarang, Sinclaire baru beristirahat hingga larut malam setelah belajar, sebelum kembali bersiap untuk sekolah pada pagi hari.
Ketika Sinclaire mengalami cedera atau kram, Mama Yosephine pun sigap memberikan perhatian dan mendampinginya menjalani pemulihan. Ia juga memperhatikan kebutuhan makan dan asupan sang anak agar tetap terjaga di tengah aktivitas yang padat.
"Pas kemarin dia sempat kram langsung saya antar buat terapi. Minum vitamin juga, terus yang wajib ini dia 1 hari minimal makan dua telur dan susu 1 liter," papar Mama Yosephine.
Bagi Mama Yosephine, semua itu merupakan bagian dari caranya mendukung mimpi Sinclaire. Ia ingin putranya bisa memberikan yang terbaik pada tahun terakhirnya bersama Sinlui, sekaligus menikmati setiap proses yang dilalui.
Lebih dari sekadar prestasi basket, Mama Yosephine memiliki harapan sederhana untuk masa depan sang anak. Ia ingin Sinclaire tumbuh menjadi pribadi yang sukses, berbakti kepada orang tua, dan selalu menyayangi keluarganya.
Sebab, di balik setiap semangat yang ditunjukkan Sinclaire di lapangan, ada kasih sayang keluarga yang terus menguatkannya. Dan bagi Mama Yosephine, menunjukkan rasa sayang bukanlah sesuatu yang perlu disembunyikan, melainkan cara sederhana untuk memastikan sang anak selalu tahu bahwa ia tidak pernah berjuang sendirian.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)