Setiap pemain memiliki jalannya sendiri untuk melantai di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Jakarta. Ada yang mulai dengan menekuni basket sedari awal, ada pula yang justru memulai perjalannya dari cabang olahraga berbeda sebelum basket.

Contohnya, Aquinta Benaya, salah satu pemain tim putri SMAN 8 Jakarta (Bukit Duri) yang justru lebih dulu mengawali langkahnya sebagai atlet taekwondo. 

Bermula dari arahan orang tuanya, Benaya (sapaan karibnya) mempelajari taekwondo agar mampu melindungi dirinya sendiri ketika menghadapi situasi genting.

"Dari TK sampai kelas VIII, aku taekwondo. Aku juga ikut beberapa turnamen dan menurutku memorable semua karena bikin deg-degan. Apalagi, tanding taekwondo itu cuma satu menit, jadi harus push dari awal sampai akhir," terangnya. 

Baca Juga: Nurdzaki Ibrahim Rela Tinggalkan Taekwondo Demi Fokus Tekuni Basket 

Hebatnya, ia sudah pernah menjuarai Individual Poomsae Putri Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup 2022, Kyorugi Putri Piala Menpora 2022, Kyorugi Putri Liga DKI Jakarta 2023, dan masih banyak lainnya. 

Namun, ketika memasuki jenjang SMP, ketertarikannya pada basket justru tumbuh karena pengaruh teman-teman dekatnya. 

“Awalnya, aku enggak latihan dengan serius, tapi melihat temen-temen yang sudah jago basket dan aku pikir ini olahraganya menarik banget, jadi aku mulai serius main basket belakangan ini,” jelasnya.

Tekad untuk serius menggeluti basket pun semakin besar karena muncul keinginan untuk menjadi bagian dari DBL. Dari situ, ia rutin berlatih dan berusaha mengejar ketertinggalan agar bisa bersaing dengan rekan-rekan setimnya.

Baca Juga: Hijrah dari Sepak Bola, Muhammad Thareq Kini Wujudkan Mimpi Debut di DBL 

Beralih dari satu cabang olahraga ke cabang lainnya tentu menghadirkan tantangan tersendiri bagi Benaya. 

"Menurut aku, challenge terbesar gimana bisa percaya diri karena teman-temanku sudah pada jago. Kalau dibandingkan sama taekwondo, aku juga merasa lebih susah basket karena harus mengutamakan teamwork,” tuturnya. 

Kini, Benaya yang masih duduk di bangku kelas X berhasil mewujudkan keinginannya untuk berlaga di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Jakarta. Kesempatan itu dilalui dengan mengikuti proses seleksi bersama srikandi Bukit Duri, meski saat itu dirinya baru beberapa bulan menjadi siswa SMA.

“Pasti senang banget bisa main di DBL dan sebenarnya unexpected juga. Tapi, aku bersyukur banget dan harus lebih rajin latihan lagi biar bisa perform maksimal di DBL,” tuturnya.

Kerja kerasnya turut berbuah manis. Ia bersama Bukit Duri sukses mengunci kemenangan atas SMAN 82 Jakarta (Daha) dengan perolehan skor akhir 30-22, Sabtu, 10 Oktober 2026.

“Semoga aku dan juga teman-teman bisa berjuang dan bisa fight all out secara keseluruhan satu tim di lapangan,” tutupnya.

DBL South Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Putra Sinlui Juara 8 Kali Beruntun, Kawinkan Gelar Lagi di DBL East Java 2026!
Nominasi Kopi Good Day First Team 2026 D.I Yogyakarta Sektor Putri
Nominasi Kopi Good Day First Team 2026 D.I Yogyakarta Sektor Putra
Jadwal dan Link Live Streaming DBL South Jakarta, Sabtu, 10 Oktober 2026
Terpilih! Ini Dia Best Three AQUA DBL Dance 2026 East Java-North