Kembali ke persaingan Fantastic Four setelah melewati kegagalan di beberapa musim tentu bukan perkara mudah.
Pengalaman inilah yang dirasakan tim putra SMA Muhammadiyah 3 Jakarta (Limau). Mereka mampu membuktikan bahwa persiapan yang matang dapat membawa perubahan besar.
Melihat kembali ke belakang, rekam jejak skuad Limau dipenuhi jatuh bangun. Pada 2022, mereka mencatatkan nama sebagai runner-up. Namun, kejayaan itu tak bertahan lama.
Siapa sangka, Limau justru harus terjegal di babak Big Eight selama dua musim beruntun, tepatnya pada 2023 dan 2024. Bahkan, kegagalan yang dirasakan terasa semakin menyakitkan tatkala mereka harus tersingkir di babak Sweet Sixteen pada 2025.
Karena itulah, kemenangan Limau atas SMAN 6 Jakarta (Mahakam) dengan skor akhir 39-26 pada Selasa, 13 Oktober 2026 bak hadiah manis setelah penantian panjang. Bagaimana tidak, keberhasilan itu turut mengantarkan Limau mengunci satu tempat di Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Jakarta.
Di balik pencapaian tersebut, tentu ada peran sang pelatih, Rizki Ari Utama, atau yang biasa disapa Coach Rizki.
“Saya bangga sekali karena melihat perjuangan dan prosesnya anak-anak dari mereka latihan hampir setiap hari, ngeluh capek, dan selalu menjaga kondisi badannya,” ujar Coach Rizki.
Baca Juga: Jalan Terjal Coach Iqbal Rizky Bersama Srikandi Teladan
Ya, keberhasilan Limau hingga titik ini bukanlah hasil yang datang secara instan. Coach Rizky bersama anak-anak didiknya menjadikan pengalaman di musim-musim sebelumnya menjadi catatan penting untuk kembali bangkit di DBL South Jakarta 2026.
“Di tahun ini, kita memang lebih prepare. Jadi, latihan lebih awal dari Juni. Kita juga sudah mempersiapkan timnya, apalagi kebanyakan dari kelas XI dan XII sehingga mereka sudah lebih bonding tahun ini," jelasnya.
Persiapan yang dilakoni pun begitu kompleks. Mulai dari mengasah ketahanan fisik, melatih fundamental di lapangan, hingga dukungan berupa sport massage sebagai bagian dari recovery setelah bertanding.
Selain itu, skuad Limau pun tak pernah terlewat untuk mempelajari permainan calon lawan untuk menyusun strategi yang lebih terarah.
“Hal itu bikin kita jadi lebih tahu mau ngapain ketika game, seperti strateginya, defense, offense, transisi. Game plan-nya sudah kita siapin,” tuturnya.
Coach Rizki juga menambahkan, dukungan dari orang tua para pemain yang senantiasa memperhatikan kondisi dan memberikan nutrisi pada anaknya turut menyumbang salah satu faktor utama dalam membangun tim yang kuat.
Baca Juga: Lika-liku Coach Tri Bangun Tim Putri Stingers hingga Melangkah ke Fantastic Four
Kini, persaingan Fantastic Four sudah di depan mata. Coach Rizki mengungkapkan bahwa mental menjadi hal paling penting menuju persiapan babak yang lebih serius.
"Karena mau siap secara teknis dan fisik, tapi kalau mentalnya turun juga bisa ngancurin seluruh aspek yang sudah dipersiapkan," tegasnya.
Kebangkitan Limau di DBL South Jakarta 2026 tentu menjadi modal semangat tambahan untuk terus melanjutkan perjalanan. Terlebih, Coach Rizki memiliki sebuah target besar yang ingin diraih bersama Limau.
"Kita fokus satu per satu, dari Fantastic Four lalu kalau bisa final. Semoga bisa dapat juara," tutupnya.
DBL South Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)