Panggung AQUA DBL Dance 2026 South Jakarta diramaikan oleh deretan kreativitas para dancer dalam mengemas konsep dan menyuguhkan penampilan terbaik selaras dengan tema “100% Indonesia”.
Bukan hanya soal penampilan yang memukau, setiap tim juga harus melewati proses penilaian dari dewan juri. Sejumlah aspek menjadi bahan penilaian, mulai dari konsep, koreografi, eksekusi di atas panggung, hingga kesesuaian penampilan dengan tema yang diusung.
Dari seluruh peserta yang berpartisipasi, lima tim terbaik akan dipilih untuk mengisi daftar Best Five AQUA DBL Dance 2026 South Jakarta. Nantinya, kelima tim tersebut akan kembali unjuk gigi di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Jakarta di GOR Bulungan, Jakarta Selatan pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Kesempatan tersebut sekaligus menjadi panggung penentuan bagi mereka untuk memperebutkan posisi Best Three AQUA DBL Dance 2026 South Jakarta.
Lantas, siapa saja tim yang berhasil masuk ke dalam jajaran Best Five AQUA DBL Dance 2026 South Jakarta? Simak daftar lengkapnya berikut ini!
SMAN 47 Jakarta (Forsence)
Forsence tampil dengan mengangkat tema “Dolanan Nusantara”. Konsep ini menjadi bentuk untuk menghidupkan kembali kenangan terhadap permainan tradisional Indonesia yang perlahan mulai terlupakan di era modern.
Penampilan diawali dengan ajakan kepada para penonton untuk kembali mengenang permainan masa kecil. Sejumlah permainan tradisional seperti cublak-cublak suweng hingga permainan karet turut menjadi bagian dari cerita yang mereka bawakan.
Nuansa nostalgia semakin terasa melalui alunan lagu “Ampar-Ampar Pisang” yang mengiringi penampilan. Permainan selendang dan penggunaan properti tali oleh para dancer juga berhasil menghadirkan suasana yang ceria dan menyenangkan di atas panggung.
SMAN 3 Jakarta (Pesona Cipta Teladan)
Pesona Cipta Teladan memilih Bali sebagai sumber inspirasi lewat konsep “Segara Bali”. Pertunjukan tersebut menggambarkan keselarasan antara alam dan budaya yang menjadi salah satu karakter kuat Pulau Dewata.
Keindahan laut dan alam Bali menjadi bagian penting dalam cerita yang mereka bawa. Bukan sekadar menjadi latar kehidupan, alam ditempatkan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari nilai serta budaya masyarakat Bali. Kehidupan masyarakat pun berjalan berdampingan dengan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Harmoni tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam pertunjukan untuk menunjukkan bagaimana alam dan budaya dapat saling memberikan kehidupan. Di tengah perkembangan zaman, keduanya tetap memiliki peran penting dalam membentuk identitas Bali sekaligus menjadi warisan yang perlu terus dijaga.
SMAN 70 Jakarta (Bulungan Dance Crew)
Bulungan Dance Crew membawa penonton menelusuri sisi lain sejarah Indonesia. Mereka mengangkat kisah Urang Rantai, yang berkaitan dengan sejarah pertambangan batu bara Ombilin di Sawahlunto, Sumatra Barat, pada masa penjajahan Belanda.
Pada akhir abad ke-19, Sawahlunto menjadi salah satu pusat pertambangan batu bara yang dikuasai pemerintah kolonial. Dalam prosesnya, banyak orang dari berbagai wilayah Nusantara dipaksa bekerja untuk mengeruk kekayaan alam Indonesia. Mereka bahkan dibelenggu rantai agar tidak melarikan diri, menjadikan rantai sebagai simbol hilangnya kebebasan sekaligus martabat manusia di bawah kekuasaan penjajah.
Meski Indonesia kini telah merdeka, kisah Urang Rantai tetap menjadi pengingat tentang besarnya perjuangan untuk merebut kebebasan.
SMAN 6 Jakarta (Pesona Cipta Mahakam)
Pesona Cipta Mahakam berusaha mengangkat keindahan Papua melalui perpaduan budaya, musik, dan koreografi. Mereka mengajak penonton menyelami kekayaan tradisi Papua sekaligus mengenal salah satu elemen budaya yang menjadi bagian penting dalam penampilan mereka, yakni tifa.
Tifa merupakan alat musik tradisional Papua yang menghasilkan irama khas. Lebih dari sekadar pengiring musik, tifa juga menjadi simbol kebersamaan yang menyatukan langkah dan menciptakan harmoni.
Menariknya, penampilan ini tidak hanya bertumpu pada unsur tradisional. Pesona Cipta Mahakam turut memadukan gerakan tari modern untuk menghadirkan sentuhan yang lebih dinamis. Perpaduan tersebut menjadi gambaran bagaimana akar budaya dapat berjalan beriringan dengan energi generasi muda masa kini.
SMA Al Izhar Jakarta (Seraphina Crew)
Seraphina Crew memilih legenda Jaka Tarub dan Dewi Nawang Wulan sebagai dasar penampilan mereka. Namun, kisah tersebut tidak sekadar dibawakan ulang. Mereka menginterpretasikannya melalui perspektif women empowerment, terutama tentang keberanian seorang perempuan untuk menemukan kembali jati dirinya.
Dalam cerita yang mereka angkat, Nawang Wulan kehilangan kesempatan untuk kembali ke kayangan setelah selendangnya dicuri Jaka Tarub. Keadaan tersebut membuatnya harus tinggal bersama Jaka Tarub dan kehilangan kebebasan untuk kembali menjadi dirinya sendiri.
Hingga akhirnya, Nawang Wulan menemukan kembali selendangnya. Alih-alih bertahan dalam keadaan yang membatasi dirinya, ia memilih meninggalkan Jaka Tarub dan kembali ke kayangan. Bagi Seraphina Crew, keputusan tersebut menjadi simbol keberanian perempuan untuk mengambil kembali kebebasan sekaligus menentukan jalan hidupnya sendiri.
AQUA DBL Dance 2026 South Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.