SMP Bukit Sion Jakarta (Buksi) berhasil mengamankan kemenangan atas SMP ACS Jakarta lewat perolehan skor akhir 37-25 di laga Junior DBL 2026 Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Di balik pertandingan ini, kembali tersimpan kisah menarik. Siapa sangka, ada saudara kembar yang kompak mengisi barisan Buksi. Mereka adalah Benneth Lopez (Ben) dan Kenneth Lopez (Ken).
Kini, keduanya tengah berada di bangku kelas VIII. Junior DBL 2026 Jakarta pun menandai kali kedua bagi mereka saling berbagi lapangan.
Ben dan Ken ternyata telah menaruh minat pada basket sejak berusia delapan tahun. Meski memulai perjalanan basket pada usia yang sama, Ben dan Ken memiliki alasan yang berbeda dalam menekuni olahraga ini.
Ken mengungkapkan tertarik pada basket berkat arahan dari orang tuanya dan pengaruh film. Sedangkan, Ben menemukan inspirasinya lewat sosok pebasket legendaris, Kobe Bryant, yang menjadi idolanya.
Baca Juga: Belajar dari Kekalahan Musim Lalu, Coach Yustomo Bawa Jubilee Tuntaskan Revans
Sama-sama menjalani kiprah sebagai student-athlete, keduanya juga kerap menghabiskan waktu untuk membicarakan basket.
“Biasanya, kita suka ngomongin tentang games yang sudah kita lewati, terus kita juga suka evaluasi bareng,” ujar Ben.
Sebagai saudara kembar, Ben dan Ken memiliki sejumlah kemiripan. Salah satunya terlihat dari posisi bermain yang sama-sama menempati posisi guard. Namun, kesamaan tersebut tak lantas membuat keduanya memiliki karakter yang sepenuhnya serupa.
“Menurut aku, Ben itu lebih energik, kalau aku lebih calm,” ujar Ken.
Perbedaan ini juga turut memengaruhi cara mereka memandang permainan satu sama lainnya.
“Menurutku, Ken itu mainnya sudah bagus sih, tapi kadang-kadang kurang agresif,” tutur Ben.
Baca Juga: Eighty Five Lakoni Drama Overtime, Coach Yudha Yakin Setiap Detik Berarti
Di sisi lain, Ken juga memiliki pendapat tersendiri terhadap permainan Ben. Ia menilai, saudara kembarnya itu masih perlu mengasah ketangguhan mental guna menghadapi panasnya persaingan.
Kebiasaan saling mengevaluasi ini menjadi salah satu cara keduanya untuk berkembang bersama.
Dukungan untuk perjalanan basket keduanya juga datang dari lingkungan keluarga. Orang tua mereka kerap hadir langsung untuk menyaksikan pertandingan. Tak hanya memberikan dukungan dari pinggir lapangan, sang ayah juga kerap memberikan masukan kepada Ben dan Ken agar terus berkembang.
Dari situ, keduanya menyadari masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki di pertandingan selanjutnya.
“Kita masih kurang di mental, jadi kita harap bisa improve mental kita di game selanjutnya dan berhasil dapat champion,” tutup Ken yang kemudian diamini oleh Ben.
Junior DBL 2026 Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini
(pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)