Ada yang berbeda dari tribun GOR Purna Krida, Kerobokan, pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya, I Gusti Bagus Krismahendra bisa menyaksikan langsung perjuangan putrinya, I Gusti Ayu Krisabella, di panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Bali.

Selama ini, Krismahendra yang bekerja di luar kota hanya bisa mengikuti pertandingan Bella melalui layar. Kesibukan pekerjaan membuatnya belum pernah berkesempatan hadir langsung untuk mendukung sang putri di DBL.

Namun, kali ini berbeda. Mengetahui bahwa musim 2026 menjadi last dance Krisabella bersama SMAN 1 Denpasar, ia memutuskan mengambil cuti demi menyaksikan pertandingan terakhir putrinya.

“Karena ini momen yang paling spesial buat dia. Tahun pertama dan kedua saya enggak begitu menaruh harapan banyak. Setelah dia menunjukkan kemampuannya di tahun pertama dan kedua, dan ini adalah last dance-nya di DBL, ya sudah selayaknya saya ambil cuti untuk support anak saya,” ungkap Krismahendra, ayah Bella.

Baca Juga: Rajin Latihan Sejak Pagi, Satria Kini Nikmati Manisnya Gelar Juara!

Keputusan tersebut menghadirkan pengalaman berbeda bagi sang ayah. Jika sebelumnya ia hanya bisa menikmati pertandingan Bella seorang diri, kini Krismahendra akhirnya bisa merasakan langsung atmosfer Final Party DBL Bali.

Potret kebersamaan keluarga Krisabella usai Final Party DBL Bali 2026

“Kalau streaming saya kadang-kadang hanya nonton sendiri di kamar. Euforianya hanya menikmati sendiri. Tapi sekarang jauh lebih haru. Luar biasa,” tuturnya.

Bukan tanpa alasan Krismahendra begitu menantikan momen tersebut. Putrinya tengah berusaha menutup perjalanan tiga tahun di DBL dengan gelar juara ketiga secara beruntun.

Apalagi, SMAN 1 Denpasar kembali berhadapan dengan SMAN 1 Gianyar pada partai final sektor putri. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir Bella untuk mempersembahkan gelar bagi sekolahnya sebelum lulus SMA.

Di balik momen membahagiakan itu, rupanya ada cerita yang sempat membuat Krismahendra khawatir. Tiga hari sebelum DBL dimulai, Bella mengalami kecelakaan motor sepulang latihan.

Krismahendra bahkan menjadi orang pertama yang dihubungi putrinya setelah kejadian tersebut.

Baca Juga: Berawal dari Ajakan Ayah, Cantika Kini Sabet MVP AZA 3X3 Competition 2026 Bali

“Dia telepon saya, ‘Ji, Bella kecelakaan.’ Saya langsung tanya, ‘Di mana?’ Saya langsung samperin dia. Di sana saya bersyukur Bella selamat, artinya tidak cedera yang serius,” kenangnya.

Setelah kejadian itu, Krismahendra berusaha mendampingi pemulihan kondisi Bella selama dua hari. Bukan hanya soal fisik, ia juga ingin membantu putrinya kembali siap secara mental untuk bertanding.

Terlebih, Bella sudah memiliki keinginan besar untuk menuntaskan musim terakhirnya dengan gelar three-peat champion.

Keseriusan Bella menghadapi DBL musim ini juga diungkapkan sang ayah. Menurutnya, tiga bulan sebelum kompetisi dimulai, Bella memilih melewatkan dua kesempatan bersama Timnas Indonesia demi memusatkan perhatian pada persiapan bersama SMAN 1 Denpasar.

Keputusan tersebut diambil karena Bella tidak ingin mengulang pengalaman musim sebelumnya, ketika ia hampir tidak memiliki waktu untuk berlatih bersama teman-teman sekolah akibat mengikuti pemusatan latihan Timnas.

“Dia bilang sama saya, ‘Ji, izinkan Bella untuk fokus prepare untuk DBL sama tim Bella.’ Dia enggak mau terulang lagi untuk yang tahun lalu,” cerita Krismahendra.

Di sisi lain, sang ibu, Anak Agung Kemala Dewi, turut menyaksikan bagaimana putrinya berusaha menyeimbangkan basket dan pendidikan. Menurutnya, Bella merupakan sosok yang memiliki target pribadi dan terbiasa menuliskan hal-hal yang ingin dicapainya di atas kertas.

“Dia itu punya goal-goal sendiri. Dia selalu tulis dalam kertas. Saya pernah lihat goal-goal-nya dia,” ungkap Kemala Dewi.

Baca Juga: Mimpi Juara Satria Bersama CHIS itu Tumbuh dari Beli Bola DBL di Marketplace

Seluruh proses tersebut akhirnya berbuah manis. Bella berhasil membantu SMAN 1 Denpasar mempertahankan gelar juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Bali sektor putri untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Momen awarding SMAN 1 Denpasar sebagai juara sektor putri DBL Bali 2026

Bagi kedua orang tuanya, pencapaian itu menjadi kebanggaan tersendiri. Terlebih bagi Krismahendra, yang akhirnya mendapat kesempatan menyaksikan langsung salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan basket putrinya.

Namun, di tengah kebahagiaan tersebut, ia tak ingin Bella merasa terbebani oleh pencapaian yang sudah diraih.

Apalagi, Bella juga telah dua kali terpilih menjadi DBL All-Star. Meski berharap putrinya bisa kembali meraih kesempatan serupa, Krismahendra lebih menginginkan Bella menikmati setiap proses yang dijalani.

“Do not put any target, but do your best,” pesannya.

Senada dengan sang ayah, Kemala Dewi juga menyampaikan rasa bangga atas kerja keras putrinya selama tiga tahun membela SMAN 1 Denpasar.

“Terima kasih, anakku sayang. Kamu sudah berjuang luar biasa. Sudah sampai three-peat champion dan bisa buat yang terbaik untuk tim. Luar biasa,” ucapnya.

Menariknya, momen final kali ini juga terasa semakin spesial karena keluarga Bella datang dengan persiapan tersendiri, termasuk membawa jersey yang berkaitan dengan sang kakak, yang juga pernah meraih dua gelar juara DBL.

Bagi Krismahendra, tidak ada momen lain yang lebih ingin ia saksikan selain pertandingan terakhir Bella di DBL.

“Momen yang terakhir ini, yang sekarang ini. Jadi, ini momen yang luar biasa hari ini untuk Bella, untuk kita juga berdua,” ujarnya.

Setelah dua musim hanya bisa mengikuti perjalanan putrinya dari jauh, Krismahendra akhirnya hadir langsung pada kesempatan terakhir.

Baca Juga: Belajar Percaya, Kayika Kireina Antar Putri Smansa Raih Gelar Three-Peat

Cuti yang diambilnya kali ini pun berbuah kenangan manis. Bukan hanya karena Bella berhasil menutup perjalanan DBL dengan gelar juara ketiga, tetapi juga karena untuk pertama kalinya sang ayah bisa ikut merasakan kebahagiaan tersebut dari tribun.

Sebuah momen sederhana yang menjadi begitu berarti bagi seorang ayah yang selama ini hanya bisa menyaksikan perjuangan putrinya melalui layar.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

DBL Super Teacher: Solekah dan Misi Mentransformasi PJOK Lewat Strength Training
Seluruh Tiket Final DBL Jakarta 2026 Sold Out, Sampai Jumpa di Indonesia Arena!
DBL Super Teacher: Esdi Pangganti Ajak Siswa Belajar Kimia Lewat Proyek Kreatif
Kilas Balik Keseruan Final DBL Jakarta di Indonesia Arena dari Tahun ke Tahun
Tembok Keraguan yang Diruntuhkan Dirham dengan Tekad Baja