BANJARBARU -  SMA Kanaan berhasil meraih gelar champion UBS Gold Dance Competition di DBL 2019. Tim bernama 'Groovy' itu mampu mengalahkan 24 tim dance lain yang turut berlaga di Honda DBL South Kalimantan Series 2019.

Tim yang sudah mulai persiapan sejak Januari itu mampu menampilkan performance yang terbaik. Kapten Groovy, Patricia Marceline Siregar mengatakan, selama ini dia selalu memberi dorongan pada teman-temanya untuk punya target. Itu dilakukan agar mereka selalu terpacu untuk berlatih.

Semangat The Groovy mampu mengatasi sejumlah persoalan yang mereka hadapi selama ini. Misalnya soal properti yang belum datang ketika waktu tampil sudah dekat. "Waktu itu jadwal tampil sudah tinggal lima hari lagi, tapi properti belum datang. Beruntung ada bantuan dari teman-teman yang siap menyelesaikan masalah ini. Semuanya akhirnya selesai tepat waktu," kata cewek yang akrab disapa Patricia itu.

Anak-anak The Groovy merasa sempat diremehkan. Apalagi musim lalu mereka memang belum bisa meraih prestasi. "Tapi itu justru jadi pelecut semangat kami," ujarnya. Pandangan sebelah mata itu akhirnya membuat anak-anak makin giat berlatih. Dan kerja keras memang tak pernah mengkhianati hasil. Tim ini pun akhirnya bisa meraih juara. "Perasaan kami jelas luar biasa senang dan tidak menyangka, karena menjadi champion. Ini semua berkat doa-doa kepada Tuhan dan dukungan teman-teman juga," ujar Patricia.()

 

 

Populer

5 Cara Menuju Indonesia Arena: Rute TransJakarta, MRT, dan KRL
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi