Kegalauan Calsen Vierry akhirnya terobati. Pemain berusia 17 tahun ini ikut dalam sesi diskusi online yang diselenggarakan DBL Indonesia. Diskusi bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali ini membawa angin segar tentang peluang diselenggarakannya Honda DBL musim ini.

"Meskipun ada kemungkinan dan masih menunggu update dari pandemi ini, setidaknya aku tau kalau DBL Indonesia telah berusaha yang terbaik agar liga ini bisa berjalan," ungkap Calsen.

Pemain asal SMA Gloria 1 Surabaya ini bercerita bahwa ua ingin memberikan yang terbaik pada musim terakhirnya. Gelar juara menjadi salah satu kado yang ingin diberikannya ke sekolah tercinta.

Ia menceirtakan bahwa beberapa program latihan sudah dilakukan untuk meningkatkan kemampuan. Mulai dari latihan fisik hingga mengasah fundamental. "Aku baru ikut latihan bareng pada bulan ini. Soalnya aku baru sembuh dari cedera pergelangan tangan," ungkapnya.

Cedera ini sebenarnya sejak awal masuk SMA. Calsen pernah salah tumpuan saat jatuh. Insiden ini membuat otot tangannya ada yang robek.

Meski sudah dioprasi akan tetapi pada momen tertentu cedera itu bisa kambuh. Bahkan menyebabkan tangannya bengkak. Satu hal yang luar biasa adalah saat Calsen lolos Honda DBL Camp 2019 lalu.

Meski dalam kondisi yang belum benar-benar pulih, ia bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. Bahkan bisa menjadi salah satu anggota tim Honda DBL All-Star 2019.

"Nah setelah pulang All-Star itu aku operasi lagi supaya bisa lebih optimal. Setelah tiga bulan recovery, akhirnya sudah bisa mulai latihan lagi. Tapi tetap ada batasan yang harus dihindari," tuturnya.(*)

 

Populer

Tujuh Tahun Menunggu, Kini Misi Penebusan Tuntas, Sepuluh Sukses Kawin Gelar!
Hasil Drawing DBL Samarinda: Debutan di Posisi Strategis, Tapi Wajib Waspada!
Sejarah Tercipta! Smansa Kupang Juara Tiga Tahun Beruntun DBL Kupang
Fixed! Ini Nominasi Kopi Good Day First Team Putri DBL Kupang 2025-2026
Road to DBL Camp 2026 Penuh Persaingan, Ada Pesan dari Coach Abrizalt Hasiholan