Abraham Elevensa  tak mau menyia-nyiakan waktu persiapan yang panjang menuju Honda DBL musim ke-17. Student athlete SMAN 4 Balikpapan ini terus menggenjot kemampuan basketnya. Salah satu yang jadi fokusnya adalah meningkatkan dribbling skill-nya.

Meski telah masuk skuad utama. Sekaligus jadi andalan tim basket sekolahnya pada Honda DBL East Kalimantan Series musim 2019 kemarin.  Dengan mencetak total 37 poin, delapan rebound, dan sepuluh steal. Serta sukses membawa sekolahnya hingga ke babak semifinal. Abraham masih merasa memiliki banyak kekurangan yang harus ditingkatkan.

"Nah karena Honda DBL musim ini jedanya lebih panjang, aku jadi punya waktu lebih untuk mempersiapkan diri. Harapannya biar makin siap dan bisa tembus Honda DBL Camp dan tembus All-Star," ungkapnya.

Untuk mempersiapkan hal tersebut, kini pemain berusia 17 tahun ini sedang menggenjot kemampuan dribble-nya. Berdasarkan evaluasi kemarin, ia merasa bahwa dribble kirinya masih belum optimal.

Tak hanya itu, fisik abraham juga dirasa kurang optimal karena kondisi pandemi ini. Menurutnya intensitas latihan saat PSBB menjadi salah satu faktor pemicunya.

"Sekarang sudah mulai latihan dengan intensitas yang lebih tinggi. Terlebih, sekolah juga baru aja memulai latihan bersama. Jadi Coach berikan program jangka panjang untuk tingkatkan kemampuan fisik serta fundamental," ungkapnya.

Ia berharap skuad SMAN 4 Balipapan tetap bisa berkomitmen untuk latihan meski gelaran masih enam bulan lagi. Sehingga timnya bisa semakin siap dan mampu meraih target bersama yang diinginkan. 

"Aku dan tim berharap bisa bawa pulang trophy champion. Apalagi ini musim terakhirku. Jadi harus lebih all out dari sebelumnya," tutup Abraham. (*)

 

Populer

Menuju DBL East Java-North: D'Axist Satukan Ide Angkat Keberagaman Indonesia
Menuju DBL East Java-North: Anak OSIS di Balik Kostum One's Dance Crew
Mengenal Pola Pertahanan dalam Permainan Basket dan Teknik Melakukannya
Hasil Drawing Honda DBL with Kopi Good Day 2026 North dan West Jakarta
Ukuran dan Tinggi Ring Basket Sesuai Aturan FIBA