Pandemi Covid-19 yang belum mereda membuat anak-anak SMAN 8 Jogjakarta membuat sebuah gerakan Delaytona, sebutannya, menamai gerakan tersebut dengan Eight For All.

Melalui program ini mereka mengajak warga Delaytona untuk menabung selama delapan hari. Ketua OSIS SMAN 8 Jogja Rayhan Akbar mengatakan, gerakan ini bertujuan untuk mengajak para pelajar, khususnya warga Delayota, guna ambil bagian dalam mengurangi penyebaran virus korona.

"Ini sebenarnya adalah gerakan kedua. Sebelumnya kami juga sudah melakukan gerakan Delayota Peduli. Kami merasa satu gerakan saja tidak cukup. Sebab pandemi ini masih ada, jadi kami harus terus melakukan aksi nyata untuk membantu sesama," kata Rayhan.

Rayhan menjelaskan, gerakan ini mengajak warga Delayota untuk menyisihkan uang sakunya selama delapan hari. Mulai 26 Agustus hingga 2 September mendatang. Hasilnya akan diwujudkan dalam paket sembako dan masker, kemudian dibagikan ke warga sekitar.

"Seperti pelaku UMKM atau pekerja serabutan yang pekerjaannya jadi surut karena pandemi ini. Selain itu, kami juga akan membantu pekerja di jalanan seperti tukang becak dan lainnya,” cerita Rayhan.

Jumlah uang yang ditabung setiap harinya pun tak harus besar. Minimal Rp 2 ribu per hari. Menurut Rayhan, yang terpenting adalah rekan-rekannya berpikir bahwa membantu itu tidak perlu dengan jumlah besar. Tapi semampu dan seikhlasnya.

"Syukur kalau akhirnya memang ada yang memiliki rezeki lebih bisa menabung dengan jumlah lebih banyak lagi," tutur Abrar. (*)

Populer

Cerita Imlek: Barongsai dalam Jejak Prestasi Anak Muda
Cerita yang Sempat Terhenti, Kini Ditutup dengan Angkat Trofi
Mau Daftar DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026? Begini Caranya!
Tahun Baru Imlek 2026 Shio Kuda Api, Kalian Sudah Tahu Belum?
Sejarah Tercipta! Smansa Kupang Juara Tiga Tahun Beruntun DBL Kupang