SEMARANG - Tahun lalu, demam panggung menguasai para pemain dari tim basket putra dan putri SMA Terang Bangsa Semarang. Akibatnya fatal, mereka kalah di laga perdananya. Langsung tersingkir dari panasnya kompetisi Honda DBL 2018. 

Kekalahan itu menjadi pelajaran berharga bagi SMA Terang Bangsa Semarang. SMA Terbang -julukan SMA Terang Bangsa Semarang- langsung bangkit. Mereka mempersiapkan diri agar bisa tampil lebih baik di musim ini.

Nanang Arif Purwanto, manajer tim dari SMA Terbang mengatakan, tim basket maupun tim dance sekolahnya sudah melakukan persiapan panjang untuk menghadapi musim kompetisi baru tahun ini. Untuk tim basket, mereka melakukan drill latihan fisik selama kurang lebih 3 bulan. "Fisik menjadi kendala besar tahun lalu," katanya.

Nah, cara Nanang memperbaiki fisik para pemain cukup unik. Para pemain diajak berlatih yoga. Kata Nanang, yoga baik untuk memperbaiki fokus sekaligus menguji ketenangan para pemain saat menghadapi situasi tak terduga di lapangan. 

"Kami ingin para pemain memusatkan konsentrasi saat berlaga.”, ungkap Nanang.

Banyaknya rookie yang dibawa tak mambuat SMA Terbang Semarang ragu mencapai target big four tahun ini. Pasalnya, mereka telah mengikuti tiga turnamen untuk melatih mental agar dapat mengatasi demam panggung dalam suasana kompetisi.()

Populer

Menang Besar di Scrimmage Game, Tim Putri DBL All-Star Enggan Merasa Puas
TC Dimulai! Skuad DBL All-Star 2026 Asah Fisik dan Taktik di Hari Pertama
Pendaftaran DBL 2026-2027 di 10 Kota Berikutnya Dibuka, Jangan Kelewatan!
Berikut Tema AQUA DBL Dance 2026-2027, Yuk Simak Penjelasannya!
Penjelasan Sistem Double Elimination di DBL Jakarta Championship 2024