SURABAYA - Tim putra Delapan, sebutan SMAN 8 Surabaya berhasil kembali ke babak utama Honda DBL East Java Series 2019 - North Region setelah musim lalu harus terdegradasi. Ambisi mereka untuk kembali bersaing cukup tinggi. Hal ini diungkapkan oleh pelatih mereka, Coach Andre Okto.

“Anak-anak punya keyakinan dan semangat yang tinggi. Dengan waktu recovery yang singkat, mereka mampu beradaptasi dengan materi defense yang saya berikan.”, ujarnya.

Meskipun Coach Andre dan timnya belum mengetahui bagaimana kapasitas lawan. Ia percaya dengan pola defense yang disiplin, tim-nya pasti mampu menyuguhkan permainan yang apik.

Sedangkan Castle -julukan SMAN 1 Puri, Mojokerto-, lawannya juga tak mau kalah dalam mempersiapkan timnya. Latihan fisik dan pola bermain yang mereka lakukan selama tiga bulan akan mereka tunjukkan pada pertandingan perdana melawan SMAN 8 Surabaya.

"Kami siap untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. Pasalnya, kita ingin bertemu SMAN 16 Surabaya untuk melakukan revans di babak playoff," ujar kapten Castle, Bryan Syururi.

Populer

Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Pengalaman di Liga Profesional, Kartika Siti Aminah Antusias Ikut DBL Camp 2026
DBL Academy Jakarta Gelar Open House, Lebih dari 100 Peserta Ikuti Trial Class
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio