Himbauan untuk di rumah aja dan gencarnya vaksinasi massal ternyata benar-benar dilakukan oleh Zamiir Zuhdi. Pemain yang melakoni debutnya bersama SMAN 6 Palembang pada DBL 2021 South Sumatera Series lalu itu memang sangat peduli akan kesehatan. Adanya vaksinasi massal di kotanya juga dimanfaatkan dengan baik olehnya.

Student athlete berusia 16 tahun itu menyatakan telah menerima dosis vaksin di Puskesmas Sukarami. Ia membeberkan bahwa tidak ada efek yang aneh usai dirinya mendapat dosis pertama vaksin. “Rasanya kayak disuntik biasa, cuma tangan agak pegel aja abis divaksin itu,” terangnya.

Sejak awal ada pernyataan buat vaksin dari pemerintah, Zamiir memang sudah terus mencari informasi. Tapi memang untuk anak seusianya 12-17 tahun, baru diperbolehkan pada akhir Juni lalu, setelah ada rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. “Aku rasa vaksin penting banget buat kesehatan badan dan juga mengikut anjuran pemerintah,” ucapnya.

Setelah mendapat dosis pertama, rencananya Zamirr bakal menerima suntikan kedua pada pertengahan bulan Agustus nanti. Buatnya, nggak ada lagi alasan untuk tidak mendapat vaksin ini. Sebab, menurutnya vaksin jadi salah satu langkah baik untuk memberantas pandemi Covid-19 yang punya efek positif untuk kesehatan pribadi.

“Pemberian vaksin ini dilakukan oleh tenaga ahl,i kita nggak perlu khawatir, karena efek positif yang akan kita dapat seperti antibodi yang kuat terutama menghadapi Covid,” timpalnya.  Dirinya juga berpesan agar remaja seusianya ini tidak termakan berita aneh mengenai vaksin. “Sebagai anak muda kita harus ikut serta menuntaskan wabah ini salah satunya dengan memberikan vaksin pada tubuh kita,” pungkasnya. (*)

Populer

Pupus di Ujung Laga dan Pelajaran Berharga Coach Rimbun Menatap Musim Depan
Hasil DBL Riau: Smansa Rengat Menang Comeback, Putri Fivers Tampil Dominan
Kilas Balik DBL Central Java: Tekad Kuat Tritunggal Rebut Kembali Masa Kejayaan
Adinda Lubna dan Beban Besar di Musim Terakhir Bersama Bulungan
Mengenal Sisi Lain Albert Nicholas, dari Musikalisasi Puisi hingga Basket