SURABAYA – DBL Arena menjadi riuh saat SMAN 1 Mojokerto bertemu dengan SMAN 17 Surabaya. Pasalnya, kejar-kejaran skor terus berlangsung sejak kuarter pertama bergulir.

Bermain bagus sejak babak penyisihan membuat SMAN 1 Mojokerto lebih percaya diri di babak utama Honda DBL East Java Series 2019. Hal ini terbukti dari dominasi permainan mereka hingga kuarter ketiga. Mereka berhasil leading dengan skor 15-12 berkat tajamnya penetrasi yang terus mereka lakukan.

Tak hanya itu, peran guard Firda Nur membuat SMAN 1 Mojokerto juga membuat timnya makin bersinar. Bahkan, ia sering dilanggar oleh para pemain SMAN 17 Surabaya karena terus membahayakan lini pertahanan mereka.

Di kuarter empat, pertandingan berjalan makin sengit. Puncaknya, Ailsa Pandya, guard SMAN 17 Surabaya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 16-16.

Sayang, momentum ini tidak dijaga dengan baik oleh para punggawa Smantass -julukan SMAN 17 Surabaya-. mereka justru sering melakukan pelanggaran yang tidak perlu dan membuat Smansa Mojokerto mendapatkan peluang.

Freethrow yang dilakukan Nanda Sonia, guard Smanda Mojokerto berhasil membuat timnya kembali unggul. Tak berselang lama, Firda Nur yang juga mendapatkan freethrow berhasil mengunci kemenangan Smansa Mojokerto dengan skor 18-16.

Menurut pelatih Smansa Mojokerto, Achmad Andriawan mental dan defense menjadi faktor yang menyebabkan timnya sering kecolongan. Apalagi saat skor imbang 16-16, anak asuhnya sempat kehilangan fokus.

“Kami akan perbaiki lagi pola defense dan mental anak-anak. Apalagi, semua lawan sangat luar biasa di babak utama,” ujar Andri.

Statistik selengkapnya bisa kamu lihat di sini.

 

 

Populer

Menang Besar di Scrimmage Game, Tim Putri DBL All-Star Enggan Merasa Puas
TC Dimulai! Skuad DBL All-Star 2026 Asah Fisik dan Taktik di Hari Pertama
Trivia DBL West Jakarta: Deretan Laga Pemacu Adrenalin Sepanjang Musim Lalu
Daftar Tim Prioritas dan Cara Masuk Jalur Waiting List DBL Bandung 2026
Iniloh Cerita di Balik Nama EXSCO, Julukan Suporter SMAN 2 Bantul