Nama Indria Alya Revalitha seolah tak pernah jauh dari panggung besar DBL West Nusa Tenggara. Bersama SMAN 1 Narmada, Alya kembali berdiri di partai puncak Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Nusa Tenggara.
Namun, cerita yang terulang kembali harus ia terima. Untuk kedua kalinya, Alya dan Smanar harus puas menutup musim sebagai runner up.
Hasil itu tentu bukan tanpa jejak prestasi. Alya justru memulai kisahnya di DBL dengan sangat manis. Pada musim debutnya di DBL West Nusa Tenggara 2023, ia langsung mengantar SMAN 1 Narmada menjadi juara sekaligus menyabet gelar Most Valuable Player.
Pencapaian tersebut pun mengantarnya ke DBL Camp 2024, di mana langkahnya terhenti di Top 50.
Musim berikutnya, jalan yang ia tempuh kembali tidak mudah. DBL West Nusa Tenggara 2024 justru berakhir dengan posisi runner up, dan DBL Camp 2025 kembali membawa Alya di titik yang sama, yakni Top 50.
Kini, pada Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Nusa Tenggara, sejarah itu kembali terulang. Runner up lagi. Namun, bagi Alya, hasil ini bukan alasan untuk berhenti bermimpi.
Menatap DBL Camp 2026 yang akan menjadi kesempatan terakhirnya, ia pun bertekad melakukan persiapan yang jauh lebih serius. “Persiapan saya insyaallah akan lebih dari tahun yang kemarin,” ujar Alya.
Ia menyadari bahwa persaingan di DBL Camp selalu ketat. Semua campers (sebutan peserta DBL Camp) datang dengan ambisi besar.
“Menurut saya persaingan di DBL Camp bener-bener ketat. Semua campers ambis dan semangat bersaingnya tinggi banget, jadi aku juga harus kayak mereka biar bisa lolos All-Star,” tambahnya.
Baca Juga: Penutup yang Komplet, Aaron Wong Back to Back Champion dan Terpilih First Team!
Meski begitu, DBL Camp bagi Alya bukan hanya sekadar seleksi biasa. Ia selalu merindukan momen kebersamaan bersama campers dari seluruh Indonesia.
“Yang paling bikin aku kangen itu punya banyak kenalan dari seluruh daerah di Indonesia, terus kumpul satu kamar bareng campers lain. Seru banget, semuanya asik dan friendly,” katanya.

Alya Revalitha (tengah) saat sesi pemanggilan pemain di puncak gelaran DBL West Nusa Tenggara 2025
Tinggal satu kamar, berbagi cerita, dan bertemu teman-teman baru dari berbagai daerah menjadi pengalaman yang tak tergantikan.
Tahun ini, Alya tak ingin naik kelas. Ia juga ingin memaksimalkan setiap proses, menyerap ilmu dari para pelatih, dan membawa pulang pengalaman sebanyak mungkin.
Bahkan ia tak segan menyebutkan targetnya di DBL Camp 2026, menjadi bagian dari DBL Indonesia All-Star 2026, 12 pemain terbaik hasil seleksi DBL Camp yang berkesempatan berangkat ke Amerika Serikat.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)