“Tantangan terbesar kami adalah menjaga konsistensi latihan, apalagi harus membagi waktu antara sekolah dan latihan.”
Kalimat itu terlontar dari sosok Christorio Halomoan Situmeang, salah satu penggawa tim putra SMA Immanuel Pontianak.
Yap, langkah pasukan Immanuel menuju Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 pun tidak lepas dari rintangan.
Apalagi, mereka sudah menjalani rutinitas latihan intens selama beberapa bulan terakhir, sembari tetap dituntut untuk memprioritaskan kehidupan akademik.
“Persiapan kami sudah dimulai sejak jauh-jauh hari. Awalnya, kami fokus ke pembentukan fisik dan basic skill, seperti stamina, shooting, passing, dan defense. Setelah itu, kami mulai masuk ke latihan strategi, chemistry antar pemain, serta simulasi game supaya lebih siap,” sambung Rio, sapaan karibnya.
Baca Juga: Menuju DBL Pontianak: Puas dengan Hasil Drawing, Putri Bina Mulia Siap Revans!
Tak bisa dipungkiri, proses tersebut bukan perkara mudah. Namun, Rio dan rekan-rekan timnya punya siasat tersendiri untuk mengusir rasa penat yang kerap menghantui sekaligus menumbuhkan kedekatan di antara pemain.
“Kami menjaga komunikasi yang baik, saling mengingatkan, dan tetap komitmen sama tujuan bersama. Pelatih juga banyak membantu kami dalam mengatur ritme latihan supaya tetap efektif,” cerita Rio.
Ia kemudian menambahkan. “Di sela latihan, kami biasanya juga suka bercanda bareng, sharing pengalaman, atau sekadar ngobrol ringan supaya suasana tetap seru. Kadang, kami bikin challenge kecil-kecilan seperti adu shooting.”
Berkat kesiapan itu, tim Immanuel semakin percaya diri menghadapi persaingan DBL Pontianak 2025-2026.
Berdasarkan hasil drawing, mereka berada di Grup B dan dipastikan menjamu SMA Panca Setya Sintang serta SMAN 1 Pontianak.
“Siapa pun lawannya, kami tetap harus siap dan fokus ke permainan kami sendiri. Hasil drawing ini justru jadi motivasi tambahan buat kami untuk latihan lebih keras dan tampil maksimal di setiap pertandingan,” ujar Rio.
Baca Juga: Menuju DBL Pontianak: Cedera Jadi Tantangan Terbesar, Bina Mulia Tak Gentar
Berkaca pada musim lalu, skuad Immanuel menjadi salah satu tim yang berhasil mengunci satu tempat di fase Fantastic Four. Kali ini, mereka bertekad untuk bisa mengulangi pencapaian tersebut atau bahkan menorehkan sejarah baru.
”Kami tentu ingin memberikan hasil terbaik untuk tim dan sekolah. Selain itu, kami ingin tampil solid, sportif, dan menikmati setiap pertandingan. Harapannya, kami bisa melangkah sejauh mungkin dan menjadikan DBL Pontianak sebagai pengalaman berharga dan membanggakan,” tegas Rio.
Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)