ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Momen kebersamaan tim putra SMK Immanuel Pontianak di tengah persiapan menuju DBL Pontianak 2025-2026

Wajah tak asing dipastikan kembali meramaikan persaingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Kalimantan.

Adalah tim putra SMK Immanuel Pontianak. Setelah absen melantai di musim lalu, mereka kini kembali datang untuk menghadapi para musuh yang menghadang.

Menjalani momen comeback sejatinya tidak semudah yang dibayangkan. Ekspektasi tinggi mulai berdatangan dari lingkungan sekitar.

“Kalau dari kami sendiri, pasti ada pressure. Banyak yang penasaran dengan comeback kami di DBL Pontianak,” buka Geraydo Jessen, salah satu pemain Immanuel. 

“Tapi, tekanan itu justru kami jadikan motivasi buat latihan lebih serius, memperbaiki kekurangan, dan buktiin kalau kami masih layak bersaing. Jadi, fokus kami sekarang bukan ke tekanannya, tapi ke persiapan dan performa di lapangan,” sambungnya. 

Baca Juga: Menuju DBL Pontianak: Puas dengan Hasil Drawing, Putri Bina Mulia Siap Revans!

Benar saja, skuad Immanuel seolah tidak mengenal kata lelah untuk menempuh persiapan intens demi menyambut DBL Pontianak 2025-2026.

Bahkan, cowok yang akrab disapa Geray itu menuturkan bahwa ia dan rekan-rekannya telah melakoni serangkaian latihan sejak setahun lalu. Hujan deras yang kerap datang pun sama sekali tidak menggoyahkan semangat mereka.

“DBL Pontianak juga pertandingan yang bergengsi se-Kalimantan Barat. Jadi, harus disiapkan jauh-jauh hari dan harus bisa lebih matang,” ujar Geray. 

Bukan hanya itu, seluruh anggota Immanuel pun tidak pernah ketinggalan untuk menghabiskan waktu bersama di luar sesi latihan agar bisa mempererat bonding

“Biasanya, kami suka bercanda, sharing, TikTok-an, atau makan bareng setelah latihan. Kelihatannya simple, tapi hal-hal kayak gitu bikin suasana jadi lebih cair dan chemistry tim makin solid,” ungkap Geray.

Sebelumnya, putra Immanuel sudah mengikuti sesi drawing guna menentukan posisi grup pertandingan. Hasilnya, tim polesan Bryan Julianus Martua itu berada di Grup D bersama SMA Pelita Cemerlang Pontianak dan SMA Taruna Bumi Khatulistiwa Pontianak. 

Menanggapi hasil tersebut, Geray memilih tidak ambil pusing. Sosok berperawakan 166 sentimeter itu justru mengaku kalau timnya justru antusias untuk segera melawan deretan tim ternama. 

“Ketemu tim kuat jadi tantangan sendiri buat kami sekaligus bisa melihat sejauh mana perkembangan tim setelah vakum. Lawan tim kuat juga bikin kami lebih terpacu buat main maksimal,” terangnya.

Baca Juga: Menuju DBL Pontianak: Putri Immanuel II Ramaikan Persaingan Usai Absen 4 Musim!

Tinggal menghitung hari hingga para kesatria Immanuel dapat melepas rindu dengan euforia DBL Pontianak 2025-2026. 

Bagi mereka, momen ini bukan hanya soal mencatatkan skor sebanyak mungkin. Lebih dari itu, Geray dan kawan-kawannya pun ingin pulang dengan mengambil banyak pelajaran berharga.

”Target kami jelas pengin tampil maksimal di setiap pertandingan. Soal hasil, kami pengin melangkah sejauh mungkin dan kasih yang terbaik. Yang paling penting, kami mau nunjukin perkembangan tim, main dengan solid, dan bikin bangga sekolah serta pendukung,” tutupnya.

Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY