ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi Febrica Tiara (nomor punggung tujuh) saat laga tim putri SMAN 2 Pontianak versus SMAN 3 Pontianak di DBL Pontianak 2025-2026

“Saya tidak mau mengecewakan tim dan coach yang percaya sama potensi saya. Makanya, saya berusaha sebaik dan semaksimal mungkin untuk mencetak poin.”

Keinginan itu terdengar sederhana. Namun, siapa sangka kalau tekad tersebut bak mantra ajaib bagi Febrica Tiara Agustin. 

Buktinya, gadis yang akrab disapa Peby itu punya peran besar di balik kemenangan tim putri SMAN 2 Pontianak (Smanda), 37-2, kontra SMAN 3 Pontianak (Smanta) di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Kalimantan pada Sabtu, 24 Januari 2026. 

Dari total poin yang dihasilkan srikandi Smanda, sebanyak 23 poin di antaranya tercipta dari tangan Peby. 

Baca Juga: Grisela Antoni, Sang Rookie Sekaligus Mesin Poin dari Santo Paulus

Di sisi lain, penampilan gemilang yang disuguhkan pemain bernomor punggung tujuh itu sudah pasti tidak bisa dipisahkan dari jerih payahnya selama beberapa bulan ke belakang.

”Saya bekerja keras untuk menampilkan hasil terbaik. Saya dan tim latihan setiap hari, ada fisik maupun mental. Saya juga banyak sekali belajar dari kesalahan-kesalahan di musim lalu dan berusaha untuk memperbaiki kelemahan saya,” cerita Peby. 

Kendati demikian, ia memilih untuk tidak cepat berpuas diri. Sebab, masih ada rentetan kekurangan yang perlu dibenahi untuk menyambut laga berikutnya melawan SMA Bina Mulia Pontianak. 

“Saya rasa ada beberapa hal yang perlu dievaluasi di diri saya maupun tim, kayak strategi dan komunikasi sesama pemain. Kami perlu memperbaiki kesalahan-kesalahan kecil yang terjadi selama pertandingan,” terangnya. 

Apalagi kalau melihat ke belakang, skuad Smanda sempat meraih catatan apik ketika mereka berhasil menyandang predikat Runner Up di musim 2021. 

Setelahnya, tim polesan Layardo Manik itu sayangnya belum bisa kembali mengulang pencapaian tersebut. Bahkan, mereka harus rela terhenti di babak grup pada musim lalu.

Baca Juga: Ritual Dengerin Lagu dan Minum Teh di Balik Catatan Impresif Aurelia Amanda

Jelas saja, pemain dengan tinggi 155 sentimeter itu tidak ingin timnya kembali merasakan kegagalan tersebut. 

“Harapan saya untuk musim ini agar kami bisa menjadi tim yang lebih solid, konsisten, dan lebih kuat lagi. Saya juga berharap bisa mencapai hasil hasil yang lebih baik dari musim lalu dan menjadi salah satu tim yang diperhitungkan di DBL Pontianak 2025-2026,” tegasnya.

Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY