Dari sekian banyak pertandingan yang tersaji, laga ini terasa paling “bercerita”. SMA BPK Penabur Bandar Lampung tampil mengejutkan dengan menumbangkan SMAN 3 Bandar Lampung, semifinalis musim lalu, pada laga Sweet Sixteen Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 Lampung.
Pertandingan yang berlangsung pada Senin, 26 Januari 2026 itu berakhir dengan kemenangan di tangan Penabur, 51-35. Hasil ini sekaligus mengantar Penabur menjadi salah satu tim yang layak melangkah ke babak Big Eight.
Yang menarik, kemenangan ini bukan datang secara kebetulan. Penabur memang sedang berada dalam progres yang menanjak.
Dalam dua laga terakhirnya, mereka selalu menang dengan margin meyakinkan. Termasuk saat menghadapi SMAN 3 Bandar Lampung. Di mana Penabur kembali menunjukkan performa yang terasa “signifikan” dibanding musim sebelumnya.
Sejak tepis mula, Penabur langsung tampil agresif dan konsisten memberi tekanan. Mereka kerap berada dalam posisi unggul dan mampu menjaga ritme permainan hingga peluit akhir berbunyi.
Alhasil, pertandingan berjalan seolah “lebih mudah” untuk hasil yang manis, namun tampaknya menyakitkan bagi SMAN 3 Bandar Lampung yang musim lalu sempat melaju sampai semifinal.
Orlando Albertus, pemain Penabur yang akrab disapa Dodo, menyebut kemenangan ini lahir dari persiapan yang disiplin.
“Mungkin karena kita latihannya lumayan padet. Terus tadi sebelum match kita latihan dulu paginya, dan kunci ada di gameplan dari coach kita,” ujarnya.
Baca Juga: Laga Ulangan Masih Milik Fourteen, Smanda Harus Pulang!
Dodo juga menilai ada perubahan besar dari Penabur musim ini, terutama dari sisi kesiapan dan kerja sama tim.
“Karena porsi latihan yang lumayan padet dan tim yang bisa diajak kerja sama di lapangan maupun di luar lapangan, mungkin itu jadi pembeda buat musim ini,” lanjutnya.
Meski sudah memastikan tiket Big Eight, Penabur tak ingin puas sampai di situ. Dodo menegaskan, target mereka lebih besar dari sekadar delapan besar.
“Belum, kita belum puas di Big Eight karena tujuan kita bukan hanya di Big Eight,” tegasnya. Saat ditanya target utama, ia menjawab tanpa ragu, “Mengincar masuk final game dan menjuarainya.”

Barisan pemain dan tim dance SMA BPK Penabur Bandar Lampung saat menyapa para pendukungnya usai pertandingan
Di babak Big Eight nanti, Penabur akan berjumpa dengan pemenang antara SMAN 10 Bandar Lampung dan SMAN 1 Bandar Lampung.
Dodo sendiri memprediksi SMAN 10 bakal melaju. “Mungkin SMAN 10, karena dilihat dari gameplay SMAN 10 lebih rapi dan teratur,” katanya.
Apalagi, SMAN 10 disebut-sebut masih belum terkalahkan dalam enam bulan terakhir dan selalu mengunci gelar juara di kompetisi basket manapun.
Meski sempat absen dua musim dari panggung DBL Lampung, kekuatan mereka tetap jadi ancaman serius bagi siapa pun yang menantang. Namun Penabur tak gentar. “Ya saya dan setim pede,” tutup Dodo.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Statistik pertandingan ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)