Berbicara tentang arti sebuah perjuangan, tim putra SMA Panca Setya Sintang bisa dibilang ahlinya. Bagaimana tidak, kerja keras mereka untuk melakoni debut di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Kalimantan tak main-main. 

Sebab, pasukan Panca Setya harus lebih dulu menempuh perjalanan sejauh lebih dari 300 kilometer dari Kabupaten Sintang menuju GOR Perbasi Pontianak. 

Sebagai wajah baru, penampilan skuad Panca Setya dalam dua pertandingan musim ini patut diapresiasi. 

Meski belum berhasil mengantongi kemenangan di laga perdana, tim polesan Y.richardo Mathias itu setidaknya nyaris menggulingkan SMA Immanuel Pontianak yang berstatus sebagai semifinalis musim lalu. 

Baca Juga: Langkah Santo Paulus Berlanjut ke Playoffs, Chalvin Borneo: Kami Siap 100 Persen

Di gim berikutnya, Panca Setya akhirnya berhasil mengukir kemenangan atas SMAN 1 Pontianak dengan skor dramatis, 44-43, pada Senin, 26 Januari 2026. Dari torehan itu, Valentino Wilson muncul sebagai top skor dengan 15 poin, 3 rebound dan 3 steal.

“Untuk game kali ini, seru banget sih soalnya kita sempat unggul jauh di kuarter awal, tapi berhasil disusul sama mereka (SMAN 1 Pontianak di kuarter akhir,” ungkap Wilson, sapaan karibnya. 

Selain berbagi soal pandangannya terhadap hasil pertandingan, ia pun tak segan untuk turut menceritakan pengalaman debutnya bersama Panca Setya. 

Apalagi, momen tersebut terasa kian istimewa, mengingat musim ini menandai pengalaman pertama sekaligus terakhir melantai di DBL Pontianak.

“Senang banget bisa dapat kesempatan bermain di DBL Pontianak dan bisa ngerasain suasana pertandingan yang semeriah ini. Ada pelajaran yang juga bisa diambil untuk bermain lebih tenang dan mengurangi turnover,” beber Wilson. 

Mengenai jarak jauh yang harus ditempuh oleh Panca Setya, pemain bernomor punggung enam sama sekali tidak merasa terbebani. Pasalnya, rasa lelah usai menempuh perjalanan panjang tidak sebanding dengan tekad besar untuk bertanding di DBL Pontianak 2025-2026.

“Kami sudah latihan penguatan stamina dari jauh-jauh hari untuk main di DBL Pontianak ini. Yang penting, kami bisa ikut turnamen paling bergengsi tingkat pelajar SMA, terus pengin juga ngerasain lawan sekolah-sekolah di Pontianak,” ujar Wilson. 

Baca Juga: Tiando Amero Kantongi Sederet Catatan Penting Demi Hadapi Playoffs

“Sebelumnya, kami pernah pengin coba ikut DBL Pontianak, tapi belum kesampaian. Akhirnya, kami pertama kali daftar di tahun ini,” sambungnya. 

Saat ini, Wilson bersama rekan-rekannya tengah menanti pengumuman Runner Up terbaik. Namun apa pun hasil yang diterima nanti, sosok berperawakan 165 sentimeter itu ingin agar para penerusnya bisa melanjutkan perjuangan di musim-musim mendatang.

”Semoga mereka bisa main dan dapat bersaing di DBL Pontianak ke depannya,” tutupnya.

Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Jadwal dan Link Live Streaming DBL Kupang, Selasa 27 Januari 2026
Penabur Hempaskan Semifinalis Musim Lalu, Prediksi Bakal Jumpa Sepuluh!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Lampung, Selasa, 27 Januari 2026
Hasil DBL Pontianak: 4 Tim Sukses Melaju ke Playoffs, Siapa Saja?
Hasil DBL Lampung: Pelita Bangsa dan Smanta Harus Angkat Koper!