Duel antara tim putri SMA Pelita Cemerlang versus SMK Immanuel Pontianak di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Kalimantan pada Selasa, 27 Januari 2026 berlangsung menegangkan. 

Wajar saja, kedua tim tengah diselimuti tensi tinggi untuk berebut satu tempat di Playoffs. Margin yang terpaut pun tidak pernah lebih dari enam poin. 

Meski pasukan Pelita Cemerlang tidak pernah tertinggal, posisi mereka tidak bisa dikatakan sepenuhnya aman. Skuad Immanuel terus menebar ancaman di sepanjang laga.

Puncaknya, mereka berhasil membubuhkan 17 poin tambahan di halaman statistik selama kuarter keempat. Sayangnya, aksi tersebut belum berhasil menggulingkan Pelita Cemerlang yang mampu memenangkan pertandingan dengan skor akhir 43-38. 

Baca Juga: Tiando Amero Kantongi Sederet Catatan Penting Demi Hadapi Playoffs

Yang bikin menarik, komposisi roster yang diturunkan Pelita Cemerlang di musim ini justru didominasi oleh deretan pemain anyaran. Yap, sebanyak 9 dari 12 penggawa merupakan siswa tahun pertama. 

Salah satunya, sosok Glenn Carryl yang tak menampik kalau debutnya bersama Pelita Cemerlang dihantui perasaan gugup.

”Tentu, ada rasa deg-degan, tapi kami berusaha untuk tetap tenang dan beri yang terbaik. Beberapa dari kami juga masih kurang pengalaman. Jadi, masih ada proses adaptasi di setiap pertandingan. Tapi sebagai tim, kami cukup solid dan saling percaya satu sama lain,” ungkap Glenn, sapaan karibnya. 

Terlepas dari keberhasilan ini, ia dan rekan-rekan timnya tetap membawa pulang sejumlah catatan penting untuk dibenahi menjelang babak Playoffs. 

Khususnya, pemain bernomor punggung lima itu menekankan soal pentingnya bermain kolektif selama di medan pertempuran. 

“Untuk game ini sebenarnya sudah bagus. Tapi, tetap banyak yang harus diperbaiki, terutama kerja sama dalam tim,” beber Glenn.

”Masih ada beberapa momen di mana kami main kurang rapi dalam transisi dan pengambilan keputusan. Harapan saya untuk game-game berikutnya bisa bermain lebih bagus dan kompak lagi,” sambungnya. 

Baca Juga: Kisah Haylie Arielle Mengenal Basket, Sempat Tekuni Badminton dan Renang

Namun, Glenn percaya bahwa semua kekurangan ini merupakan bagian dari proses panjang demi menjadi tim yang lebih baik lagi. Apalagi, mereka juga dituntut untuk bermain lebih optimal di fase Playoffs nanti, mengingat satu kesalahan yang diperbuat bisa membawa mereka pulang lebih cepat.

”Aku ingin belajar sebanyak mungkin, menambah pengalaman, dan berkontribusi lebih besar di setiap game. Yang paling penting, semoga tim kami bisa konsisten, menikmati proses, dan mencapai hasil terbaik di musim ini,” tegasnya..

Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Jadwal dan Link Live Streaming DBL Kupang, Selasa 27 Januari 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Lampung, Selasa, 27 Januari 2026
Hasil DBL Lampung: Pelita Bangsa dan Smanta Harus Angkat Koper!
Penabur Hempaskan Semifinalis Musim Lalu, Prediksi Bakal Jumpa Sepuluh!
Hasil DBL Pontianak: 4 Tim Sukses Melaju ke Playoffs, Siapa Saja?