Di balik keikutsertaan Gregorius Raagabagaspati Pamungkas di Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026, ada sosok ayah yang setia berdiri di belakang layar.
Joseph Ganis Tri, ayah Bagas -sapaan akrab Gregorius- bukan figur yang sejak awal akrab dengan dunia basket.
Justru lewat perjalanan sang anak, ia perlahan ikut mengenal, memahami, bahkan jatuh cinta pada olahraga ini.
Bagas merupakan siswa SMAN 28 Jakarta. Keputusannya bersekolah di sana bukan tanpa cerita. Ia sempat diterima di salah satu SMA swasta unggulan. Namun, orang tuanya sepakat untuk memilih jalur berbeda.
Sejak taman kanak-kanak hingga SMP, Bagas selalu mengenyam pendidikan di sekolah swasta. SMA menjadi momen bagi keluarga untuk memberi pengalaman baru, merasakan atmosfer sekolah negeri.
Perubahan itu pun tidak berjalan mulus. Bagas sempat mengalami culture shock. Lingkungan yang benar-benar baru membuat proses adaptasi tak mudah.
Di tengah situasi itu, basket hadir sebagai ruang aman. Tempat Bagas bisa kembali menjadi dirinya sendiri.
“Awalnya saya temani dia supaya lupa sama culture shock-nya. Biar dia punya pegangan, punya kesibukan yang dia suka,” ungkapnya.
Baca Juga: Coach Sani Ungkap Kriteria Penentuan di Hari Terakhir Road to DBL Camp 2026
Sejak saat itu, basket perlahan menjadi bagian penting dalam keseharian Bagas. Dan tanpa disadari, juga menjadi bagian dari kehidupan Joseph.
Padahal sebelumnya, ia sama sekali tak memahami basket. Sejak Bagas SD, perannya hanya sebatas mengantar dan menjemput latihan. Menonton pertandingan pun dulu sering terasa membingungkan.
Namun, semuanya berubah ketika Joseph mulai benar-benar hadir. Ia mulai memperhatikan detail permainan, mencoba memahami aturan, hingga berdiskusi ringan soal pertandingan dengan Bagas sepulang latihan. Basket pun menjadi bahasan baru yang mempererat hubungan ayah dan anak.
“Saya belajar basket justru dari dia. Awalnya cuma nemenin, lama-lama kok jadi menikmati,” ucap Joseph sambil tertawa.
Potret Joseph Ganis (kiri) bersama sang anak, Gregorius Raagabagaspati (kanan) usai menjalani agenda Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026
Bagas sendiri mulai mengenal basket sejak kelas 5 SD dan bergabung dengan klub. Meski begitu, keseriusannya baru benar-benar terlihat ketika duduk di bangku SMA.
Ia tumbuh menjadi pemain penting bagi tim sekolah. Selama tiga musim DBL Jakarta, Bagas selalu dipercaya tampil memegang peran krusial.
Tidak hanya itu. Di luar DBL, Bagas bahkan sempat menembus 15 besar seleksi Popnas Jakarta. Sebuah pencapaian yang luar biasal, mengingat ia baru benar-benar serius menekuni basket sejak SMA.
Baca Juga: Berkat Dukungan Keluarga, Annabelle Berani Coba Road to DBL Camp 2026
Bagi Joseph, capaian-capaian itu bukan soal angka atau seleksi semata. Yang terpenting adalah proses yang dijalani anaknya.
“Selama saya tahu prosesnya berat dan dia benar-benar berjuang, itu sudah cukup buat saya. Hasil itu bonus.”
Gregorius Raagabagaspati saat menjalani seleksi Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026
Terpilih atau tidaknya Bagas di Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 bukan lagi satu-satunya ukuran.
Perjalanan ini telah memberi pelajaran besar, tentang konsistensi, keberanian mencoba, dan arti hadir sepenuh hati sebagai orang tua.
Baca Juga: Selamat, Ini 6 Pemain Terbaik di Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026!
Tanpa tuntutan berlebih, Joseph memilih untuk terus mendampingi. Bukan mendorong dari belakang, bukan pula menarik ke depan. Hanya berjalan di samping, memastikan Bagas merasa didukung. Dan dari situlah kepercayaan diri tumbuh, perlahan namun pasti.
“Kalau nanti waktu kuliah Bagas mau lanjut basket, silakan. Saya akan terus mendampingi dia. Asal dia tidak lupa dengan akademiknya,” pungkasnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa