ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Coach Sani Wulandari mengamati para peserta dalam dalam program Road to DBL Camp 2026

Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 mencapai tahap akhir. Hari Minggu, 1 Februari 2026 menjadi penentuan enam student athlete Jakarta yang mendapat tiket ke DBL Camp 2026. Ini merupakan momen paling krusial dalam proses seleksi.

Coach Sani Wulandari sudah melihat calon-calon potensial yang bisa mengikuti pemusatan latihan pelajar terbesar se-Indonesia. Hal itu terlihat selama dua hari pertama seleksi di Ancol Hoops Basketball Court.

“Saya melihat anak-anak semangat sekali mengikuti Road to DBL Camp ini. Kami melihat sebagian besar dari mereka sudah mengerti konsep yang kami mau. Baik offense maupun defense,” kata pelatih yang masuk dalam DBL All-Star 2023 itu.

Hari pertama seleksi meliputi measurement test yang mengukur aspek fisik dari peserta. Dalam hari pertama itu, peserta Road to DBL Camp 2026 mengikuti materi yang menguji kemampuan individu melalui one on one.

Baca juga: Jadwal Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026, Minggu, 1 Februari 2026

Kemudian pada hari kedua semakin intens dengan sejumlah menu latihan utama. Dibuka dengan sesi shell drill. Setelah itu sesi offensive concept dan shooting test sebagai salah satu materi krusial.

“Mungkin selama dua hari pertama ini evaluasi anak-anak lebih ke konsentrasinya ya. Karena program ini kan cukup padat dengan intensitas yang tinggi. Jadi di akhir-akhir fisiknya turun jadi blank,” kata Coach Sani.

Nah, pada hari ketiga menjadi titik penentuan dan tolok ukur tim pelatih dalam menentukan student athlete pilihan. Coach Sani mengakui pihaknya sudah mengantongi beberapa nama. Tapi penilaian di hari ketiga memiliki poin yang besar.

Baca juga: Road to DBL Camp 2026 Penuh Persaingan, Ada Pesan dari Coach Abrizalt Hasiholan

“Ada beberapa nama. Cuma kami akan melihat game terakhir (scrimmage game) karena dua hari ini masih latihan skill dan unit offense. Jadi game yang sebenarnya baru bisa kasih keputusan,” ujar Coach Sani.

Pada hari ketiga Road to DBL Camp 2026 ini lebih singkat. Para peserta berfokus pada scrimmage game. Mereka mengaplikasikan materi-materi dan kemampuan individu yang dilatih di hari sebelumnya.

Coach Sani menambahkan ada hal-hal penting yang tim pelatih lihat dalam sesi scrimmage game. Faktor-faktor tersebut yang menentukan kelayakan peserta Road to DBL Camp 2026 ke tahap berikutnya.

“Yang pasti visi bermain sih. Jadi penilaian di scrimmage game ini bukan berapa banyak mereka bikin poin. Tapi yang smart, yang bagaimana dia bisa positioning yang bagus dan bermain dengan smart,” jelasnya.

Road to DBL Camp 2026 diikuti 68 student athlete dari wilayah Jakarta. Mereka terdiri dari 44 putra dan 24 putri. Hanya enam nama yang terpilih untuk mengikuti DBL Camp 2026.

Rangkaian Road to DBL Camp 2026 merupakan kolaborasi DBL Indonesia dan Perbasi DKI Jakarta. Proses seleksi dipimpin oleh pelatih DBL Academy dan perwakilan dari Perbasi DKI Jakarta. (*)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL PARTNERS
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS
MANAGED BY