SUARA para penonton di atrium Surabaya Townsquare (Sutos) langsung pecah ketika 12 anggota tim dance SMAN 13 Surabaya naik ke atas panggung. Rieke Suryaning Dkk langsung menunjukkan koreo yang enerjik saat tempo musik makin meningkat. Mereka mengusung tema Snow White. Tim itu menampilkan sesuatu yang berbeda dari tim dance lainnya.

Di tengah penampilan enerjiknya, tim dance SMAN 13 Surabaya merubah kostumnya dari konsep yang jahat menjadi seorang princess jelita. Menurut Rieke Suryaning, kapten tim dance SMAN 13 Surabaya, konsep tersebut sudah dicetuskan sejak bulan Mei lalu. “Sejak Mei kami sudah menyiapkan konsep. Mulai koreo, cerita, sampai gimmick-gimmicknya. Nah, untuk kostum kami baru membuatnya dalam waktu satu bulan ini,” ujar Rieke.

Rieke menambahkan, ada kriteria khusus yang sudah disiapkan pelatihnya dalam membuat kostum. Salah satunya adalah material yang tidak membatasi gerakan mereka. Apalagi, mereka juga harus melakukan perubahan kostum saat berada di panggung.

“Untuk kostum, yang mendesain dan membuat tetap kami. Tapi untuk material langsung disiapkan pelatih kami. Dalam waktu satu bulan terakhir ini kami sering lembur untuk menyelesaikan kostum,” tutup Rieke. Penampilan tim dance dalam roadshow UBS Gold Dance Competition hari kedua memang luar biasa. Termasuk yang dibawakan SMAN 9 Surabaya yang ternyata ada misi khususnya. (Baca:Pilih Tema Pocahontas, Tim Dance SMAN 9 Surabaya Ternyata Punya Misi Khusus).

 

 

Populer

Terhenti di Nominasi, Julian Wang Buka Peluang Lewat DBL Play Road to DBL Camp!
Mengenal Pola Pertahanan dalam Permainan Basket dan Teknik Melakukannya
Beep Test: Pengertian dan Manfaat untuk Kebugaran
Sejarah Tercipta! Smansa Kupang Juara Tiga Tahun Beruntun DBL Kupang
Jadwal Seri Malang: Saling Jegal Demi Jatah Big Eight yang Tersisa