Undika Zaka Reka dan Mantra Penenang Mama Ustianingsih

| Penulis : 

Obat penenang dari segala kegelisahan adalah kalimat-kalimat penyemangat dari mama tercinta. Adalah Undika Zaka Reka Wardoyo, student athlete asal SMAN 1 Jember yang berbagi cerita kedekatannya dengan mama tercintanya.

Bukan, kali ini bukan soal peran sang mama yang selalu mendukung hobinya bermain basket. Bukan juga soal mamanya yang sering menonton dirinya tanding basket.

Ini soal kedekatan Dika -sapaan karibnya- dengan sang mama. Kedekatan yang menciptakan rasa nyaman sekaligus obat penenang di balik kegelisahannya selama melantai di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026.

Penampilan gemilangnya musim ini bersama Sketsa membuat Dika masuk dalam radar nominasi Kopi Good Day First and Second Team 2025 East Java.

“Habis pulang tanding itu aku dikontak sama panitia kalau masuk nominasi. Aku pulang ke rumah buat curhat sama mama,” bukanya.

Dika sangat menginginkan untuk terpilih masuk dalam skuad tersebut agar bisa menimba ilmu di Kopi Good Day DBL Camp.

“Aku tanya kan ke mama, kira-kira masuk dan bisa berangkat DBL Camp gak ya. Terus aku bilang kan kalau aku kecil peluangnya tipis,” ujarnya.

Di sini lah obat penenang tersebut ditemukan oleh Dika. Kata-kata dari mamanya memang sama seperti kebanyakan orang tua pada umumnya. Namun, secara tidak langsung mamanya mengajarkan salah satu ilmu hidup yang paling mahal.

“Mama bilang kalau dapat atau engga gapapa. Kan sudah masuk nominasi itu sudah bagus lho. Tinggal nanti diserahkan saja sama yang di atas,” kenangnya.

Yap, sang mama bukan hanya mengajarkan rasa syukur. Melainkan juga untuk tetap mengingat Pencipta yang punya rencana indah.

“Waktu pemanggilan Second Team aku sudah panik. Apalagi kan namaku gak ada. Itu kayak aku lemes banget. Tapi, sepanjang itu aku berdoa dan pasrah juga,” imbuhnya.

Nama Dika memang tak ada dalam daftar skuad Second Team DBL East Java. Ia masuk dalam jajaran First Team DBL East Java!

Gak nyangka banget kalau malah masuk di First Team. Kaget banget itu,” sambungnya.

Selepas momen paling mendebarkan tersebut, Dika langsung menelepon mamanya. Dika memang sungguh dekat dengan mamanya. Ia bahkan menganggap sang mama bukan sekadar sebagai orang tua.

“Aku sama mama tuh sudah kayak sahabat. Enak gitu kalau cerita ke mama. Deket banget pokoknya sama mama,” ceritanya.

Dika lantas menambahkan, “Mama selalu ingetin aku untuk harus rendah hati walaupun nanti aku jadi jago. Sama selalu ngingetin buat jangan lupa salat,” 

Mantra dari sang mama ini pula yang memudahkan jalan Dika menggapai mimpinya. Selamat hari Ibu untuk mama Dika. Sehat dan bahagia selalu!

Profil Undika Zaka Reka Wardoyo bisa kalian lihat di bawah ini.

Populer

Final DBL Papua 2026: Penuh Aroma Balas Dendam!
5 Cara Menuju Indonesia Arena: Rute TransJakarta, MRT, dan KRL
Hasil DBL Papua 2026: Putri Teruna Bakti dan Pasukan John 23 ke Final Party!
Ini Cara Vote Idolamu di DBL Favorite 2025-2026 East Kalimantan
Hasil AZA 3X3 Competition 2025-2026 East Kalimantan, Kamis, 5 Februari 2026