Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Kalimantan memang telah berakhir. Meski begitu, masih tersimpan banyak cerita menarik di dalamnya.
Kali ini, kisah tersebut datang dari Cherlyn Gwyneth Chen, salah satu dancer SMA Pelita Cemerlang Pontianak.
Di balik tarian energiknya dalam gelaran Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 West Kalimantan, siapa sangka kalau Cher (sapaan karibnya) juga aktif di lapangan sebagai pemain basket.
Ia mengaku kalau minatnya pada bidang tari sudah tumbuh sejak dirinya masih duduk di bangku TK.
“Aku sering ikut tampil dalam berbagai macam acara dan event sekolah. Dari situ, aku mulai terbiasa tampil di depan umum. Aku juga suka nonton orang-orang dance dan lihat mereka tampil dengan percaya diri sampai aku merasa tertarik dan penasaran,” ungkap Cher.
Baca Juga: Stevaline Nazumi Ceritakan Awal Ketertarikan Menekuni Basket serta Dunia Seni
Lambat laun, Cher mulai menemukan ketertarikan baru yang bertolak belakang dari dance. Di situlah, sosok berperawakan 160 sentimeter tersebut melirik olahraga basket berkat pengaruh lingkungan sekitarnya.
“Aku mulai mengenal basket dari lingkungan sekolah. Hari ketiga atau empat setelah join basket, aku ternyata dimasukin ke dalam tim basket putri. Aku shock dan takut karena belum bisa apa-apa,” cerita Cher.
”Di awal, aku malu-malu disuruh pegang bola, tapi teman selalu support. Aku menjadi sering latihan sampai merasa nyaman dan percaya diri. Akhirnya, aku sudah bisa basic basket dan siap untuk ikut pertandingan pertama,” imbuhnya.
Partisipasinya dalam Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 West Kalimantan pun telah melalui pertimbangan matang. Karena suatu alasan yang belum memungkinkan skuad putri Pelita Cemerlang melantai di DBL Medan, ia pun harus memutar otak untuk tetap bisa menikmati euforia dari perhelatan ini.
Dari situ, gadis kelahiran 2010 tersebut memutuskan untuk turut bergabung dengan tim dance Pelita Cemerlang. Di musim debutnya ini, Cher bahkan berhasil mengantarkan timnya meraih predikat Best Five Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 West Kalimantan.
“Aku merasa senang dan bangga bisa ikut tampil dalam DBL Pontianak. Ini menjadi pengalaman yang berharga karena enggak semua punya kesempatan buat tampil di event sebesar ini,” terangnya.
Perjalanan Cher sebagai siswi SMA masih terbentang panjang. Itulah yang membuatnya ingin memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin dengan terus terbuka terhadap peluang yang ada.
Baca Juga: Perjalanan Marsya Nur yang Berprestasi di Basket Sekaligus Bola Tangan
Meski sadar bukan perkara mudah untuk menjalani dua peran di saat yang bersamaan, Cher telah bertekad untuk terus menapaki kiprah sebagai dancer sekaligus pemain basket ke depannya.
“Dance itu ngebantu aku buat lebih bisa mengekspresikan diri dan ningkatin rasa percaya diri. Kalau basket, aku banyak belajar soal kerja sama tim, disiplin, dan mental bertanding. Karena itu, aku pengin terus berkembang di dua bidang ini selama aku bisa dan masih enjoy,” tutur Cher.
Ambisinya ini juga tidak lepas dari dukungan lingkungan sekitar yang terus mengalir deras di setiap langkahnya.
“Aku juga berharap bisa ngebanggain orang tua, sekolah, dan orang-orang yang selalu support aku. Selain itu, aku pengin jadi orang yang berani ambil kesempatan, enggak gampang nyerah, dan tetap konsisten ngejar apa yang aku suka,” tutupnya.
Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil dancer ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)