“Jujur, saya enggak expect sama sekali bisa buzzer beater. Di momen itu, saya cuma berpikir nothing to lose dan ambil kesempatan yang ada.”

Masih terselip rasa tidak percaya dalam diri Cleandro Jasver Phoen setelah menyuguhkan aksi memukau di laga Singapore Intercultural School Medan (SIS) kontra SMA Sutomo 2 Medan pada Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 North Sumatra, Sabtu, 7 Februari 2026.

Sorak-sorai langsung memenuhi GOR UNPRI Medan tatkala tembakan tripoin dari Clay (sapaan karibnya) mampu menyelamatkan SIS dari kekalahan, tepat di detik-detik paling krusial.

Tak bisa dipungkiri, pertempuran SIS versus Sutomo 2 memang berlangsung panas sejak tepis mula. Hingga berakhirnya kuarter ketiga, margin antara kedua tim tidak pernah lebih dari satu bola dengan keunggulan yang terus berpindah tangan. 

Baca Juga: Jarvis Fulvius dan Jethro Fabilius, Kakak Adik yang Kompak Bela Medan Mulia

Di kuarter pemungkas, SIS sempat memimpin dengan skor 27-25 saat waktu hanya tersisa satu menit menjelang peluit akhir dibunyikan. Namun, siapa sangka kalau pasukan Sutomo 2 mampu memanfaatkan momentum tersebut. 

Kedudukan pun menjadi imbang, 27-27, yang membuat laga harus berlanjut ke overtime. Jelas saja, tensi tinggi semakin tak bisa dihindari. 

Bahkan, baik SIS maupun Sutomo 2 lagi-lagi berada dalam posisi imbang, 29-29, di sisa 31 detik.

Memasuki enam detik terakhir, Davyllio Fericco berhasil melesatkan dua poin bagi Sutomo 2. Aksi ini jelas memperkecil kemungkinan SIS untuk mengambil alih kedudukan. 

Meski begitu, keberuntungan tampaknya memilih untuk berpihak pada para kesatria SIS. Dari luar garis tripoin, Clay memberanikan diri melepas tembakan terakhir sebelum buzzer berbunyi.

Hening yang sempat menyelimuti arena pertempuran pun seketika berubah menjadi riuh bahagia. Buzzer beater tersebut sukses mengunci kemenangan SIS dengan skor dramatis 32-31.

“Wah, tentunya pasti ada pressure selama pertandingan itu, apalagi ini juga event DBL. Tetapi, saya mencoba untuk tetap tenang dan berusaha untuk bertanding dengan yang terbaik,” ungkap Clay.

Baca Juga: Keven Gretchen Langsung Torehkan Double-Double di Opening Party

Pemain bernomor punggung 11 itu akhirnya dapat bernapas lega. Mengingat, ia dan rekan-rekannya berhasil untuk tidak mengulangi catatan buruk musim lalu, saat skuad SIS harus angkat kaki di laga perdana. 

“Menurut saya, pertandingan ini memang lumayan sengit dari awal sampai akhir. Pastinya, masih ada banyak yang harus kita evaluasi. Tapi secara keseluruhan, saya bangga dengan kerja keras tim,” ujar Clay. 

Ia kemudian menambahkan kalau jerih payah yang dikerahkan timnya dipengaruhi oleh tekad besar untuk bisa melangkah sejauh mungkin.

“Saya tahu semua pemain sudah capek, tapi kami enggak menyerah sampai waktu habis. Semangat tim dan keinginan buat Fantastic Four jadi motivasi terbesar kami,” tuturnya. 

Dari pengalaman itu, Clay sendiri mengantongi sebuah pelajaran berharga agar timnya bisa lebih solid dalam menghadapi laga mendatang di DBL Medan 2025-2026.

Sebagai informasi, DBL Medan 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Hasil DBL Samarinda: Cita Hati Menang Mudah, Sunodia Nyaris Comeback
Hasil DBL Medan: Aksi Buzzer Beater Hiasi Opening Party!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Medan 2025-2026, Minggu, 8 Februari 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Samarinda, Sabtu, 7 Februari 2026
5 Aksi DBL Dance Medan Sulap Panggung Jadi Arena Squid Game hingga La La Land