Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 North Sumatra menjadi panggung penuh kesan bagi Jessica Caroline Ribcania Sipahutar. 

Bukan hanya karena dirinya baru merasakan bangku SMA, melainkan gelaran ini turut menandai debut tim dance SMA Swasta Batari School. Perasaan antusias jelas menyelimuti gadis yang akrab disapa Jessica itu. 

“Jujur, aku senang, excited, tapi juga deg-degan karena ini pertama kalinya tampil di event sebesar DBL. Persiapannya juga cukup panjang, mulai dari latihan rutin, ngatur stamina, sampai ngatur waktu antara sekolah dan latihan,” ungkap Jessica. 

Meski begitu, perkenalannya dengan dunia tari sudah berlangsung lama. Bahkan, ketika dirinya masih berusia dua tahun. 

Baca Juga: Efrida Yanti, Sang Nakhoda Cinta Budaya yang Juga Sibuk Ukir Prestasi di Futsal

“Aku pertama kali tampil itu di acara Natal kantor papa. Dari situ, aku makin sering menari sampai akhirnya waktu TK ikut les balet dan juga masuk tim dance sekolah. Kami sempat ikut lomba dan dapat prestasi, bahkan masuk koran,” cerita Jessica. 

“Jadi, itu bikin aku makin semangat dan ngerasa kalau dance tuh memang bagian dari diri aku. Menari itu seru banget karena bisa jadi media buat ekspresikan perasaan, energi, dan diri sendiri,” sambungnya. 

Siapa sangka, bakat yang dimiliki cewek kelahiran 2010 itu tidak hanya berhenti pada bidang dance

Ketika mengenyam pendidikan di sekolah dasar, Jessica mulai mendalami musik. Bahkan, ia pun konsisten mengasah kemampuan tarik suara melalui les, sekaligus memperdalam keterampilan bermusik dengan menekuni piano. 

“Cara aku menyalurkan bakat musik salah satunya lewat pelayanan di gereja. Dari situ, aku makin terbiasa tampil dan jadi lebih pede. Lalu saat kelas lima SD, aku mulai aktif ikut lomba nyanyi sampai ke jenjang SMP,” ujar Jessica. 

Tak heran jika deretan trofi kini berjajar memenuhi lemari di rumahnya. Mulai dari juara vokal solo se-Kota Medan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan pada 2021, sampai Top 10 audisi menyanyi nasional dari Pelita Mice Indonesia pada 2025. 

Baca Juga: Kenalan Sama Charisma Aura, Dancer Multitalenta dari Global Prima!

Meski sudah mengantongi segudang prestasi membanggakan, sosok berperawakan 148 sentimeter itu tidak mengenal rasa puas. Apalagi, kesempatan untuk terus mengembangkan bakat masih terbuka lebar. 

“Harapannya bisa terus berkembang, jadi pribadi yang lebih disiplin, percaya diri, dan bisa berprestasi lebih tinggi lagi. Aku juga pengin ngebanggain orang tua, sekolah, dan diriku sendiri lewat apa yang aku tekuni,” pungkasnya. 

Sebagai informasi, DBL Medan 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Hasil DBL Samarinda: Smanas Terus Melaju, Runner Up Musim Lalu Pulang!
Efrida Yanti, Sang Nakhoda Cinta Budaya yang Juga Sibuk Ukir Prestasi di Futsal
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Samarinda, Selasa, 10 Februari 2026
4 Tim Dance DBL Dance Samarinda yang Punya Konsep Menyentuh Hati
Hasil DBL Medan: Nasib Baik Putra dan Putri Cinta Budaya