Jasmine Winaka menjadi student athlete berikutnya yang berhasil membuktikan kalau dirinya tak cuma jago mengolah bola di lapangan.

Siapa sangka, Jasmine (sapaan karibnya) juga menggeluti bela diri sekaligus lihai memainkan alat musik. 

Bahkan, keduanya bukanlah sekadar hobi bagi Jasmine. Melainkan, penggawa SMA Nasional Plus Cintabudaya ini telah mengukir pencapaian prestisius sebagai atlet taekwondo dan pemain biola. 

Bukan hal yang mengherankan kalau kesibukannya tersebut mengundang rasa penasaran. Kepada DBL Play, ia pun dengan terbuka membagikan awal mula bisa mendalami semua bidang itu. 

“Kalau taekwondo itu aku lihat abang latihan di rumah pas masih SD. Lalu, saya tertarik dan dia (abang) ngajarin basic skill taekwondo,” ujar Jasmine. 

Baca Juga: Perjalanan Jessica Caroline Tekuni Dance Sekaligus Berprestasi di Dunia Vokal

Tak berselang lama, gadis kelahiran 2009 itu ternyata mulai melirik olahraga basket. Lagi-lagi, ketertarikan ini tumbuh berkat orang terdekatnya. 

“Saya menekuni basket sejak kelas satu SMP karena diajak papa latihan. Kebetulan, papa saya juga coach basket di sebuah klub, jadi dari kecil memang sudah sering lihat orang main basket,” sambungnya. 

Hingga kini, Jasmine pun masih aktif melakoni dua cabang olahraga yang bertolak belakang itu. Di sela mempersiapkan debut bersama skuad Cinta Budaya di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 North Sumatra, ia sempat mengukir prestasi di kejuaraan taekwondo. 

Antara lain, Gold Medal Bapomi Sumut Taekwondo Championship 2024 dan Gold Medal Koni Series 1 Taekwondo Championship Sumatra Utara 2025. 

Seperti yang sudah disebutkan di awal, perjalanan Jasmine tak berhenti pada dua cabang olahraga saja. Di luar itu, ia juga menaruh keseriusan dalam mengembangkan bakat bermusiknya sebagai pemain biola.

“Awalnya, saya tertarik biola karena lihat orkestra di TikTok. Di antara banyaknya alat musi, aku lihat kalau biola itu paling menonjol. Terus, aku mikir kalau keren banget dan jadi pengin kayak gitu juga,” terangnya. 

Baca Juga: Efrida Yanti, Sang Nakhoda Cinta Budaya yang Juga Sibuk Ukir Prestasi di Futsal

Berawal dari keisengan itu, sosok berperawakan 160 sentimeter tersebut rupanya mampu menorehkan prestasi yang tak kalah membanggakan. Mulai dari Indonesia Music Celebrate 2023, Indonesia Open Competition 2023, dan Perfect Tone National Music Competition 2024. 

Meski kerap dihantui lelah karena segudang aktivitas ini, Jasmine tidak pernah sedikit pun merasa menyesal. Sebaliknya, ia semakin termotivasi untuk bisa mencatatkan prestasi-prestasi baru di kemudian hari. 

“Saya akan tetap menggeluti ketiga bidang ini, selama saya sehat dan orang tua juga setuju,” tutupnya. 

Sebagai informasi, DBL Medan 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Efrida Yanti, Sang Nakhoda Cinta Budaya yang Juga Sibuk Ukir Prestasi di Futsal
Hasil DBL Samarinda: Smanas Terus Melaju, Runner Up Musim Lalu Pulang!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Samarinda, Selasa, 10 Februari 2026
4 Tim Dance DBL Dance Samarinda yang Punya Konsep Menyentuh Hati
Hasil DBL Medan: Nasib Baik Putra dan Putri Cinta Budaya