Keputusan besar telah diambil Teguh Hern Rasyah Sihombing. Untuk pertama sekaligus terakhir kalinya, ia menapakkan kaki di panggung Azarine DBL Dance Competition 2025-2026 North Sumatra bersama tim dance SMA Methodist Binjai.
Langkahnya untuk turun langsung sebagai dancer di tahun pemungkasnya bukanlah hal spontan. Teguh, begitu ia disapa, mengaku kalau dirinya telah melalui proses pertimbangan yang cukup panjang.
“Nah yang membuat persiapan DBL Dance makin challenging itu karena aku latihan sekalian persiapan ujian. Tapi karena ini last year aku bisa ikut event DBL sebagai peserta, aku enggak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Jadi, aku ngambil komitmen untuk gas pol,” ungkap Teguh.
Meski perjalanannya sebagai dancer baru saja dimulai, Teguh sendiri sejatinya sudah akrab dengan dunia ini sejak setahun silam. Kala itu, ia menjabat sebagai Ketua OSIS SMA Methodist Binjai dan ikut turun tangan membentuk tim dance sekolah bersama salah satu rekannya.
Baca Juga: Lussia Natalia, Dancer Berprestasi yang Raih Juara Pidato Bahasa Jepang!
“Nah, saya bareng satu teman yang ada di Divisi Kreativitas ngebentuk tim dance yang sekarang dikenal HopeKidz. Tapi selama dua tahun, saya selalu jadi koordinator dan penanggung jawab,” beber Teguh.
“Setelah masa jabatan OSIS saya berakhir di akhir 2025, saya memutuskan untuk mencoba hal baru, yaitu terjun langsung sebagai dancer. Keputusan ini enggak tiba-tiba karena sebelumnya sudah terbiasa berada di lingkungan dance,” sambungnya.
Berbicara soal kiprahnya di bidang organisasi, Teguh sudah aktif menjajal dunia ini sejak masih duduk di bangku SMP. Hebatnya, cowok berperawakan 170 sentimeter itu berhasil mencatatkan namanya sebagai Ketua OSIS SMA Methodist Binjai selama dua periode.
Meski harus membagi fokus antara kehidupan akademik dan organisasi, tidak ada penyesalan dalam diri Teguh. Sebab, ia bisa menggali banyak pelajaran berharga dari pengalaman tersebut.
”Saya mulai tertarik dengan organisasi sejak kecil karena terinspirasi dari orang tua saya yang juga aktif dalam berbagai organisasi. Waktu SMP, saya mulai aktif menjadi ketua ekskul PMR dan juga terlibat di OSIS bagian Sekbid Pendidikan Politik dan Lingkungan Hidup,” bebernya.
Ia kemudian melanjutkan. “Dari sini, saya banyak belajar tentang kepemimpinan, komunikasi, dan bagaimana mengelola sebuah tim dengan baik.”
Baca Juga: Antara Jasmine Winaka dan Kesibukan di Dunia Basket, Taekwondo, serta Musik
Hingga kini, dirinya pun masih terlibat sebagai bagian dari OSIS SMA Methodist Binjai dengan mengemban peran sebagai Hubungan Masyarakat atau Humas.
Ke depan, sosok kelahiran 2008 itu tidak berniat berhenti. Ia ingin tetap mencari pengalaman organisasi baru sekaligus mengembangkan passion di dunia dance.
“Saya merasa dance adalah salah satu passion yang bisa saya jadikan tumpuan untuk lebih mengasah skill sekaligus berorganisasi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, DBL Medan 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil dancer ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)