Valentine biasanya identik dengan cokelat dan bunga. Tapi di DBL, ceritanya bisa berbeda. Ada juga yang merayakan cinta lewat tribun, latihan, dan perjuangan bersama dalam mengejar mimpi.
Salah satunya datang dari Matthew Darwin Gijanto, alumnus SMA 5 Penabur Jakarta. Bagi Matthew, momen DBL bukan cuma soal pertandingan, tapi juga tentang siapa yang selalu ada di sampingnya sejak awal.
Dari situ, kisahnya dengan sang pujaan hati, Gwen, dimulai. Bukan hanya jadi pasangan yang sering muncul di FYP TikTok lewat akun @gwenandmemet, tetapi juga jadi contoh bahwa pacaran tetap bisa produktif dan saling dukung.
Matthew dahulunya pernah berjuang keras demi tampil di DBL. Perjalanannya pun tak instan. Ia baru fokus basket sejak kelas X, dan butuh dua tahun latihan hampir setiap hari untuk akhirnya masuk tim dan merasakan atmosfer Honda DBL with Kopi Good Day 2024 North & Central Jakarta kala itu.
Potret Matthew bersama Gwen (kekasihnya) usai bertanding di DBL North & Central Jakarta 2024
Di masa perjuangan itu, ada satu sosok yang selalu hadir di tribun. Gwen. Dari sanalah kisah mereka perlahan tumbuh. DBL bukan hanya jadi panggung kompetisi bagi Matthew, tetapi juga ruang di mana dukungan, mimpi, dan perasaan bisa saling terhubung.
Kini, keduanya dikenal luas lewat akun TikTok @gwenandmemet yang telah mengumpulkan lebih dari 403 ribu pengikut.
Konten mereka ringan, hangat, dan sering kali terasa relate bagi banyak anak muda. Namun di balik layar, ada komitmen yang tak main-main soal pendidikan.
Baca Juga: Ini Pesan Matthew Jonathan Risky untuk Seseorang Tersayang di Valentine's Day
Matthew kini berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), mengambil jurusan Manajemen lewat jalur IUP.
“Tadinya mau masuk reguler aja, tapi iseng nyoba IUP ternyata masuk, jadi yaudah diambil,” ujarnya.
Bahkan di semester pertama, nilainya nyaris seluruhnya A dengan IPK 3,89. Sementara Gwen masih duduk di bangku SMA dan tengah fokus mengejar Perguruan Tinggi Negeri, dengan target masuk UI jurusan Hukum. Lantas, kapan mereka belajar di tengah padatnya konten?
“Mostly kita ketemu Sabtu-Minggu aja buat ngonten dan ngedate, jadi nggak ganggu akademik,” kata Matthew.
Mereka sepakat membatasi waktu pembuatan konten sejak awal. Bahkan kini, frekuensi unggahan video pun sengaja dikurangi agar Gwen bisa lebih fokus belajar.
Tak ada aturan tertulis yang kaku. Namun keduanya sadar akan prioritas. “Kita berdua sadar diri aja, tetap harus selesain kerjaan kuliah atau sekolah dan content creating,” tambahnya.
Potret profil TikTok Matthew dan Gwen
Mereka juga lebih sering belajar masing-masing. Meski demikian, komunikasi tetap jalan. “At least ngabarin,” ucap Matthew. Sesederhana itu, namun konsisten.
Bagi mereka, pacaran sehat bukan soal selalu bersama, melainkan saling peduli terutama pada hal-hal kecil.
“Pacaran yang sehat itu ketika kedua pasangan saling peduli satu sama lain, bukan maunya cuma menguntungkan dirinya saja. Se-simple itu sih,” ungkap Matthew.
Baca Juga: Memaknai Valentine's Day ala Abrar Athiyyallah
Semangat itu sebenarnya sudah terlihat sejak masa DBL. Gwen tak hanya hadir sebagai penonton, tetapi support system. Dari hadiah kecil hingga ucapan selamat setiap Matthew mencapai sesuatu, semua jadi bagian dari perjalanan.
Valentine kali ini, kisah Matthew dan Gwen seolah jadi pengingat. Bahwa cinta di usia muda tak harus mengorbankan mimpi. Justru bisa jadi bahan bakar untuk melangkah lebih jauh.
Karena pada akhirnya, seperti di lapangan basket, hubungan juga soal kerja sama. Saling jaga ritme. Saling dukung saat lelah. Dan tetap fokus pada tujuan. Baik itu gelar juara, bangku kuliah impian, atau masa depan yang sedang dibangun bersama.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)