“Waktu itu, saya hanya mengikuti DBL Favorite Players. Saya mengumpulkan voting serta meminta dukungan ke orang-orang terdekat. Tetapi pada saat itu, ada announcement juga kalau ada voting untuk bisa mengikuti campers.”

Dari situ, Jonathan Trisno, salah satu penggawa tim putra SMA Sunodia Samarinda, memilih untuk mengubah arah langkahnya. 

Jonathan, begitu ia disapa, pun mulai sibuk menggalang dukungan dari teman, keluarga, dan komunitas sekolah untuk membawanya bersaing di DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2025. 

Beruntung, vote yang terkumpul berhasil mencatatkan nama Jonathan dalam lima besar peraih suara terbanyak. Artinya, keinginan untuk bisa menapakkan kaki di Kopi Good Day DBL Camp pun terwujud. 

Baca Juga: Peserta AZA 3X3 Competition Bisa Jadi Campers Lewat DBL Play Road to DBL Camp!

“Motivasi terbesar saya ikut DBL Camp karena saya ingin berkembang. Saya merasa skill masih bisa ditingkatkan. Program DBL Camp adalah kesempatan besar untuk belajar langsung, mengukur kemampuan diri, sekaligus keluar dari zona nyaman,” ujar Jonathan. 

Pemain berperawakan 171 sentimeter itu kemudian menambahkan. “Selain itu, saya juga ingin mencari pengalaman lebih dan bertemu dengan student athlete dari seluruh Indonesia, serta bersaing di level yang lebih tinggi.”

Selama menjadi bagian dari Kopi Good Day DBL Camp 2025, Jonathan bisa merasakan langsung program latihan di bawah arahan para pelatih profesional.

Apa yang sebelumnya hanya dibayangkan ternyata begitu sesuai dengan ekspektasi. Sebagai student athlete, ia akhirnya menjalani menu latihan intens yang mampu mengasah kemampuannya dalam mengolah bola ke level berikutnya.

“Saya benar-benar belajar arti disiplin, mental toughness, dan kerja tim di level yang berbeda. Bukan cuma fisik yang diuji, tapi juga mindset. Rasanya seperti dibongkar dan dibangun ulang sebagai student athlete,” terangnya.  

Tak heran, sosok kelahiran 2007 itu bersyukur bisa merasakan pengalaman ini berkat program DBL Play Road to DBL Camp. 

“Menurut saya, program ini sangat bermanfaat. Ini bukan cuma tentang basket, tapi juga tentang exposure, networking, mental development, dan pengalaman kompetitif. Banyak student athlete punya potensi besar, tapi kurang wadah,” tutur Jonathan. 

Baca Juga: Usaha Qanea Shafa ke DBL Camp, Berhasil Tembus Lewat DBL Play Road to DBL Camp

Melihat perkembangan skill yang dirasakannya sendiri, Jonathan pun mengajak para student athlete di berbagai daerah untuk tak ragu ambil bagian dalam DBL Play Road to DBL Camp.

Bukan sekadar menjadi ajang pembuktian siapa yang layak untuk terpilih DBL All-Star, rangkaian DBL Camp juga memberi kesempatan untuk menjalin relasi seluas-luasnya. 

“Jadi kalau masih ragu, percayalah kalau pengalaman dan pelajaran yang didapat jauh lebih besar daripada rasa takut yang kalian rasakan sekarang. Kadang, satu keputusan kecil untuk mencoba bisa membuka banyak pintu yang enggak pernah kita bayangkan sebelumnya,” pungkasnya. 

Nah, pendaftaran DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 sudah dibuka mulai Rabu, 18 Februari 2026 sampai Jumat, 27 Februari 2026

Pastinya, para peserta pun enggak perlu khawatir soal biaya karena semua akomodasi selama mengikuti Kopi Good Day DBL Camp 2026 bakal ditanggung penuh oleh Kopi Good Day

Sebagai informasi, DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 menjadi salah satu rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Mengenal Pola Pertahanan dalam Permainan Basket dan Teknik Melakukannya
Ukuran dan Tinggi Ring Basket Sesuai Aturan FIBA
Beep Test: Pengertian dan Manfaat untuk Kebugaran
Gagal di AZA 3X3 Usai Tempuh 244 Kilometer, Eqi Incar DBL Play Road to DBL Camp!
Banyak Jalan Menuju DBL Camp 2026