Memaknai Ramadan tak sekadar soal menahan diri dari segala godaan. Begitu juga dengan Idulfitri yang bukan hanya seputar merayakan kemenangan setelah menjalani puasa selama satu bulan penuh.
Di balik itu, ada juga pesan lain yang tersirat seputar toleransi. Mengingat, tak sedikit pula umat Islam yang harus melaksanakan ibadah di tengah lingkungan yang berbeda.
Nah, pengalaman ini pun dirasakan oleh Nabila Carissa Ramadhani, student athlete asal SMA Pelita Nusantara Kasih (PNK) Surakarta. Sosok yang sering disapa Rissa itu harus menjalani ibadah puasa dan akan melakoni Hari Raya Idulfitri sebagai minoritas. Sebab, selama menempuh pendidikan di PNK, ia berada di lingkungan sekolah dengan mayoritas siswa beragama Kristen.
Masih teringat di dalam benaknya ketika ia masih duduk di bangku kelas 11. Kala itu, Rissa tak menampik kalau sempat menemui hambatan untuk menahan godaan selama bulan Ramadan.
"Di saat yang lainnya bisa makan dan minum, aku tidak bisa melakukannya sama sekali," ungkap Rissa. Godaan sempat sedikit menggoyangkan pikirannya.
Seiring berjalannya waktu, ia akhirnya dapat terbiasa dengan kondisi yang ada. Terlebih, respons dari lingkungan sekolahnya pun bisa dibilang begitu positif. Tak jarang, Rissa mendapatkan semangat dari teman-temannya agar kuat menjalani kewajiban beribadah.
Baca Juga: Baru Mulai Persiapan untuk DBL Camp, Shannon Dominique Fokus Latihan Fisik
"Teman-teman dan coach cukup pengertian kok. Ini membuatku jadi lebih sabar dan semangat lagi. Lama-lama terasa seru juga ya hahaha," tutur Rissa dengan diakhiri tawa.
Dari situlah, dara yang juga akan mengikuti Kopi Good Day DBL Camp 2026 tersebut belajar arti sebenarnya dari toleransi. Sesuatu yang belum tentu bisa didapatkannya di luar kehidupan sekolahnya. Rissa berpendapat jika dalam hidup itu haruslah saling membantu dan mendukung satu lain tanpa memandang status atau perbedaan apapun. Terutama, dalam hal ini adalah tentang beragama.
Setelah melewati puasa selama satu bulan lamanya, Rissa jelas begitu menantikan momen Idulfitri. Terutama, saat pembagian THR (Tunjangan Hari Raya) serta berkumpul bersama keluarga besar.
"Biasanya aku menginap di rumah saudara yang ada di sekitar Surakarta atau kadang malah menginapnya di rumahku. Ini sangat menyenangkan karena bisa bersilaturahmi bersama," ujar perempuan yang lahir September itu.
Di kesempatan ini pula, ia pastinya tidak ketinggalan untuk menyantap hidangan khas Lebaran, mulai dari opor, rendang, bakso, hingga sup iga. Apalagi, berbagai makanan ini terasa semakin nikmat karena dinikmati secara beramai-ramai.
Baca Juga: Ketika Pangkalpinang Bersatu Mengantar Harfelim Gio ke DBL Camp
Tak heran kalau dirinya menganggap Idulfitri sebagai sebuah garis finis yang manis setelah berpuasa. Sebagai siswi minoritas di sekolahnya, momen ini begitu melatih mentalnya. Dirinya sadar untuk mengatasi ujian berat dengan menahan diri kita untuk tetap bertahan sampai akhir dalam keadaan terbaik.
"Walaupun kita seringkali lelah karena tidak makan atau minum, tetapi itu menjadi tantangan tersendiri bagiku. Inilah namanya toleransi, hidup bermasyarakat dalam perbedaan dan batasan yang ada," pungkas pemain yang berposisi sebagai Small Forward itu.
Di tengah perbedaan yang mengelilinginya, Rissa justru menemukan makna Lebaran yang terasa lebih dalam. Bukan cuma seputar perayaan, tetapi juga tentang bagaimana nilai saling menghargai bisa diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kompetisi DBL merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.
Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day, digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)