Program DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 telah berakhir. Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh peserta maupun publik yang terlibat dalam program ini.
Tahun ini, tercatat sebanyak 2.915 student athlete ambil bagian demi berburu tiket menuju pemusatan pelatihan basket pelajar terbesar di Tanah Air, Kopi Good Day DBL Camp.
Angka ini mencatatkan sejarah baru. Terjadi kenaikan drastis hingga 272 persen dibandingkan musim lalu yang hanya diikuti oleh 783 peserta.
Dari total ribuan pendaftar tersebut, sebanyak 2.059 peserta merupakan pemain putra dan 856 peserta merupakan pemain putri.
Menariknya, program ini juga berhasil menjaring talenta di luar kompetisi DBL. Terjadi peningkatan sekitar 71 persen dari musim sebelumnya.
Para peserta non-DBL ini datang dari berbagai pelosok Nusantara, mulai dari Banjarmasin, Bengkulu, Bekasi, Bogor, Kudus, hingga Ambon dan Kupang. Hal ini membuktikan bahwa pintu menuju DBL Camp terbuka lebar bagi siapa saja.
Berdasarkan hasil voting yang dilakukan pada 2-9 Maret lalu melalui aplikasi DBL Play, peserta yang menduduki posisi lima besar dari sektor putra maupun putri berhak mendapatkan tiket menuju DBL Camp 2026, dengan akomodasi penuh ditanggung oleh pihak Kopi Good Day.
Namun, melihat hasil akhir vote antarpeserta yang terpaut sangat tipis, DBL Indonesia memutuskan untuk mengundang peserta yang menempati posisi 6 hingga 10 melalui jalur undangan (invitational) untuk mengikuti DBL Camp 2026. Sehingga total ada 10 peserta yang menerima undangan. Rinciannya, 5 peserta (urutan 6-10) dari kategori putra, dan 5 peserta (urutan 6-10) kategori putri.
Baca Juga: Selamat! Inilah 5 Besar DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026
Seluruh akomodasi dan transportasi peserta jalur undangan ditanggung sendiri. Berbeda dengan pemenang program DBL Play Road To DBL Camp yang semua akomodasinya ditanggung oleh pihak Kopi Good Day. Sama seperti campers yang berasal dari First Team dan Second Team di kota-kota penyelenggaraan DBL
Meski terdapat perbedaan fasilitas akomodasi, semua peserta tetap memiliki hak dan kesempatan yang sama di lapangan untuk bertarung memperebutkan gelar prestisius sebagai bagian dari skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.
Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi bentuk apresiasi atas dukungan luar biasa dari komunitas basket pelajar, tanpa mengurangi rasa keadilan bagi peserta yang telah lolos sebelumnya (lima besar).
Senior Manager Sports and Entertainment DBL Indonesia, Astrid Septiana, berharap kesempatan ini dapat membuka ruang yang lebih luas bagi para pemain berbakat untuk terus berkembang serta memperoleh pengalaman berharga melalui DBL Camp.
"Tingginya partisipasi ini menjadi inspirasi bagi DBL untuk terus membuka lebih banyak kesempatan bagi para pemain muda berbakat. Sebagai bentuk apresiasi, DBL memberi kesempatan tambahan bagi para pemain untuk merasakan pengalaman mengikuti DBL Camp 2026," ujar Astrid.
DBL Play Road to DBL Camp merupakan program tambahan yang membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar, terutama dari kota-kota di luar jangkauan penyelenggaraan DBL, untuk mendapatkan exposure dan pengalaman mengikuti camp.
Voting dalam program DBL Play Road to DBL Camp merupakan mekanisme partisipasi publik yang terintegrasi dengan platform digital DBL Play.
Meskipun terdapat mekanisme voting, peserta tetap harus melalui proses verifikasi serta memenuhi seluruh persyaratan administratif dan akademik yang berlaku dalam ekosistem DBL.
Para peserta juga harus memenuhi sejumlah persyaratan yang sama dengan pemain DBL lainnya. Di antaranya tidak pernah tidak naik kelas, memenuhi standar usia, serta nilai rapor untuk mata pelajaran utama.
Selain itu, bagi peserta yang juga bermain di kompetisi DBL, mereka tidak pernah mendapatkan Disqualifying Foul. Dengan demikian, konsep student-athlete tetap menjadi prinsip utama dalam program ini, sebagaimana yang selama ini diterapkan dalam seluruh ekosistem DBL.
Saat mendaftar, para peserta juga mencantumkan rekam jejak dan prestasi mereka di dunia basket. Sehingga publik dapat melihat latar belakang serta kompetensi masing-masing pemain sebelum memberikan dukungan.(*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa