Di balik gemuruh perayaan juara SMA St. Louis 1 Surabaya (Sinlui) di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java, ada sosok perempuan yang tak pernah lepas pandangan dari tengah lapangan. Ia adalah Yuliawati, ibunda Richelle Evelyn Widjaja.

Bagi Yuliawati, musim ini bukan sekadar tentang kemenangan sang buah hati, melainkan sebuah perjalanan emosional melihat sang putri kembali "utuh" di lapangan. 

Setahun lalu, dunianya sempat runtuh saat Richelle divonis cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament) tepat sebulan sebelum debut DBL yang dinanti-nanti.

"Perasaan saya saat itu sedih banget. Rasanya ingin sekali menggantikan rasa sakit yang dialami Richelle," kenang Yuliawati.

Sebagai ibu, Yuliawati menjadi orang pertama yang melihat betapa beratnya masa rehabilitasi yang dijalani Richelle. 

Ia menyaksikan langsung bagaimana putrinya berusaha tegar dan menyembunyikan rasa sakit demi menenangkan hati orang tuanya.

"Hal yang membuat saya kagum adalah semangatnya. Meskipun saya tahu mengejar masa recovery itu tidak mudah, Richelle selalu berusaha merasa kuat. Itu yang justru menguatkan saya untuk ikut bangkit bersamanya," tuturnya.

Kini, setelah Richelle kembali melantai dan membela Timnas hingga membawa Sinlui mematahkan dominasi rival, rasa cemas di hati Yuliawati belum sepenuhnya hilang. 

Trauma melihat sang anak cedera parah rupanya masih tersisa. Namun, ada ritual unik yang selalu mereka lakukan saat pertandingan berlangsung.

"Rasa khawatir dan tegang pasti ada. Tapi Richelle selalu bisa menenangkan saya. Kalau dia jatuh di lapangan, dia akan langsung melihat ke arah saya dan memberi kode kalau dia aman-aman saja," cerita Yuliawati dengan haru.

Baca Juga: Richelle Evelyn "Comeback" bareng Sinlui Usai Cedera ACL

Dukungan Yuliawati tidak hanya hadir dari sisi tribun. Bersama sang suami dan Richard Louis Widjaja (kakak Richelle), mereka adalah rombongan suporter setia yang rela terbang ke berbagai kota mulai dari Bali, Jakarta, hingga Malaysia demi mendampingi langkah Richelle.

Bagi Yuliawati, prestasi yang diraih Richelle mulai dari kampiun Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java hingga terpilih Kopi Good Day First Team 2025 East Java adalah bukti dari ketekunan yang luar biasa. 

Ia percaya bahwa cedera bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses pendewasaan sang atlet.

"Luar biasa bangga. Richelle membuktikan bahwa kerja keras dan tidak menyerah pada mimpi akan membuahkan hasil," pungkasnya.


Kumpulan dokumentasi Richelle mulai dari pasca operasi ACL hingga masa pemulihan 

Kopi Good Day DBL Camp 2026 akan diselenggarakan pada 27 April hingga 3 Mei 2026. Berbeda dari sebelumnya, DBL Camp musim ini akan menyapa tiga venue sekaligus, yakni DBL Academy Jakarta East (27 April-2 Mei 2026) dan GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan & Grand Atrium Mall Kota Kasablanka (1-3 Mei 2026).

Ratusan campers terpilih akan menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta East. Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur. 

Di sana, mereka juga akan dibina secara langsung oleh para pelatih berpengalaman dari DBL Academy juga World Basketball Academy.

Tidak hanya itu, publik juga bisa menikmati sajian musik, games, hingga pertandingan eksibisi secara gratis di Kopi Good Day DBL Festival 2026 yang akan berlangsung di Grand Atrium Kota Kasablanka pada 30 April hingga 3 Mei 2026.

Puncaknya, para campers terbaik akan menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Mereka akan terbang ke luar negeri untuk menimba ilmu basket hingga berkompetisi di turnamen level pelajar bergengsi. (*)

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Ini Alasan Kenapa LeBron James Suka Minum Isotonik Saat Bermain Basket
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Pengalaman di Liga Profesional, Kartika Siti Aminah Antusias Ikut DBL Camp 2026
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio