Pengalaman Jordan Marcellino Darma. Kopi Good Day DBL Camp 2026 menjadi pengalaman pertama sekaligus terakhirnya.

Padahal, sudah tiga kali Jordan berseragam SMA Methodist 2 Medan di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 North Sumatra. Namanya baru terpilih dalam daftar tim pertama (Kopi Good Day First Team 2026 South Sumatra) ketika berada di kelas 12. 

Lelah dan takut, dua hal yang selalu Jordan utarakan selama berbicara kepada kami. Lelah karena menu berlatih di DBL Camp terus-terusan menguras tenaganya. 

“Ini kan bisa dibilang DBL Camp cuman seminggu kan, tapi menurutku sudah kayak sebulan aja, benar-benar tiap hari diasah terus kitanya,” ungkapnya

Takut karena ia diberi peran baru yang tak biasa ia jalankan. Menjadi garda! Adalah Keegan Crawford yang melihat potensi baru dalam diri Jordan. Potensi bahwa Jordan punya kemampuan untuk mengatur dan membaca situasi permainan. 

Baca juga: Tiga Edisi DBL Camp, Tiga MVP, Satu Sekolah: SMA BPK Penabur Cirebon!

“Sempat kaget waktu itu coach Keegan minta aku buat bawa bola. Padahal kan selama ini aku jarang banget main posisi satu. Bahkan, kalau gim-gim penting juga aku nggak dimainkan di posisi satu. Karena aku lebih oke di posisi dua sama tiga,” ceritanya.

Jordan lantas menambahkan, “Nah, waktu aku disuruh coba buat bawa bola, itu aku ngerasa nggak maksimal. Beberapa kali masih sempat bikin kesalahan. Apalagi ini kan persaingan dan nggak seharusnya coba-coba kan, Kak. Tapi, aku berusaha maksimalkan setiap kesempatan aja,”

Hasilnya? Di tengah perasaan cemas dan gelisah, nama Jordan dipanggil ketiga dari awal untuk maju menjadi bagian dari tim Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Saat momen-momen paling mendebarkan itu, Jordan mengatakan hanya bisa berdoa dan berserah diri. 

“Jujur, aku sudah pasrah. Kalau nggak terpilih ya sudah. Mungkin belum rezeki aku bisa masuk DBL All-Star. Lagian bisa sampai sini (DBL Camp) juga sudah sangat amat berkesan buat aku,” terangnya.

Terakhir kali peserta (campers) putra yang berasal dari DBL Medan dan berhasil jadi DBL All-Star ada pada edisi 2016. Jordan mengulangnya 10 tahun kemudian. Garda komplet asal SMA Methodist 2 Medan. Selamat Jordan.

Baca juga: Sosok Anggun Annaila di Balik Perjalanan Syafira Dwita Sebagai DBL All-Star 2026

Kopi Good Day DBL Camp 2026 akan diselenggarakan pada 27 April hingga 3 Mei 2026. Berbeda dari sebelumnya, DBL Camp musim ini akan menyapa tiga venue sekaligus, yakni DBL Academy Jakarta (27 April-2 Mei 2026) serta GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan & Grand Atrium Kota Kasablanka (1-3 Mei 2026).

Ratusan campers terpilih akan menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta. Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur.

Di sana, mereka juga akan dibina secara langsung oleh para pelatih berpengalaman dari DBL Academy juga World Basketball Academy.

Tidak hanya itu, publik juga bisa menikmati sajian musik, games, hingga pertandingan eksibisi secara gratis di Kopi Good Day DBL Festival 2026 yang akan berlangsung di Grand Atrium Kota Kasablanka pada 30 April hingga 3 Mei 2026.

Puncaknya, para campers terbaik akan menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Mereka akan terbang ke luar negeri untuk menimba ilmu basket hingga berkompetisi di turnamen level pelajar bergengsi. (*)

Profil Jordan Marcellino Darma bisa kalian cek di bawah ini.

Populer

Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi
Ukuran dan Tinggi Ring Basket Sesuai Aturan FIBA
Jadwal DBL Camp 2026: Ada Menu Fisik dan Ketangkasan di Hari Pertama!