Menengok pada dua seri ”Menyambut Era Baru SMA Cendana” sebelumnya, coach Azman sudah membagikan bagaimana jatuh dan bangun yang harus dilalui tim basket SMA Cendana sebelum akhirnya menjalani comeback di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Riau.
Jelas, momen itu jauh dari kata mudah. Ketika memperoleh kesempatan kembali menginjakkan kaki di DBL Riau pun, tidak pernah terlintas dalam benak coach Azman untuk membidik target terlalu muluk.
Mindset realistis seolah menjadi teman yang selalu menemani tiap langkahnya selama membangkitkan tim basket SMA Cendana. Namun, bukan berarti hal tersebut membuatnya setengah hati dalam mempersiapkan tim ini.
“Ibaratnya, kita mau rebound dulu. Setidaknya, target saya adalah anak-anak punya improvement minimum 50 sampai 70 persen dibandingkan musim pertama kemarin. Kenapa tinggi? Karena, kita mulai dari nol. Nanti, naik dari 70 ke 75 persennya yang akan lebih susah,” tutur coach Azman.
Ditambah lagi, coach Azman memiliki keuntungan dengan adanya SMP Cendana yang dapat membantu proses regenerasi pemain. Sejak awal, ia sudah menekankan akan pentingnya regenerasi dalam mewujudkan target panjang yang telah dirancang.
Saat ini, ia bahkan sudah mulai melatih kemampuan basket para siswa SMP Cendana sejak dini.
“Di SMP, saya sebagai asisten pelatih. Jadi, ada kepala pelatihnya sendiri. Pelan-pelan, kami mau masuk ke SD juga karena Cendana ini termasuk lengkap, ada mulai dari TK sampai SMA Cendana,” sambungnya.
Baca Juga: Jejak Emas SMA Cendana Sebelum Tertidur Lebih dari Satu Dekade
Rencana tersebut tentu mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Termasuk, Bambang Kariyawan selaku Kepala SMA Cendana. Baginya, partisipasi tim basket dalam kancah DBL Riau dinilai tepat untuk memperluas citra sekolah di mata publik.
“DBL adalah salah satu event yang akan mengangkat branding sekolah. Keyakinkan kembali untuk ikut event ini tentu setelah melalui proses latihan dan pemetaan potensi murid, guru, pelatih, dan daya dukung lainnya. Selain itu, antusiasme murid terhadap basket terus meningkat,” ujar pria yang akrab disapa Bambang.
Bambang beserta pihak sekolah berkomitmen untuk menghadirkan ruang bagi para siswa agar dapat memaksimalkan potensi masing-masing. Setelah pertimbangan panjang, keputusan untuk membangun ulang tim basket SMA Cendana akhirnya sudah bulat. Tentunya, dengan bantuan coach Azman sebagai alumnus.
Potret tim basket SMA Cendana saat menjalani latih tanding bersama alumnus sebagai persiapan menjelang DBL Riau 2025
Terlebih, langkah tersebut juga selaras dengan visi dan misi SMA Cendana yang ingin membentuk karakter siswa melalui ranah olahraga.
“Tentunya, capaian prestasi terbaik dilalui dengan proses terbaik juga. Dengan kembalinya SMA Cendana ke DBL Riau 2025, sekolah berharap dapat membangun budaya positif yang mendorong murid untuk aktif, disiplin, sportif, dan berani berkembang melalui kegiatan nonakademik, khususnya olahraga basket,” tegas Bambang.
Baca Juga: Keinginan Comeback SMA Cendana yang Akhirnya Terwujud di DBL Riau 2025
Sebagai pihak sekolah, ia juga telah mengantongi target jangka panjang. Ia tentu ingin menjaga konsistensi dalam regenerasi student athlete. Dengan begitu, jejak emas yang sempat dicatatkan SMA Cendana bisa terulang lagi.
Hal senada turut disampaikan coach Azman. Melalui kesempatan yang diberikan, dirinya menyimpan harapan besar agar anak-anak asuhnya tidak hanya piawai dalam mengolah bola, melainkan juga bisa membentuk kepribadian yang lebih tangguh.
“Saya tuh berharap mereka jadi anak-anak yang berani dan basket itu salah satu tools-nya. Alat untuk membuat mereka bisa mencari jati diri. Mereka bisa berkomunikasi sama orang, belajar bagaimana membentuk sebuah tim, berperan dalam sebuah tim. Jadi, enggak usah dipikirin kalau basket itu cuma buat yang jago,” jelasnya.
Kini, langkah SMA Cendana mungkin memang baru dimulai kembali. Namun, di balik proses panjang tersebut, tersimpan harapan besar untuk membangun generasi batu yang bukan hanya berkembang sebagai pemain basket, tetapi juga sebagai individu yang bertumbuh.
Seri “Menyambut Era Baru SMA Cendana” belum selesai sampai di sini. Coach Azman akan membagikan pandangan lebih jauh mengenai kultur basket di Pekanbaru di bagian keempat…
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)