Mimpi Tim Nasional (Timnas) Basket Putra Indonesia U18 untuk langsung mengunci tiket ke putaran final FIBA Asia Cup 2026 harus kandas.
Usai tampil gemilang sebagai juara Grup B, Skuad Garuda Muda dipaksa mengakui keunggulan tim tuan rumah, Thailand, di babak semifinal dengan skor akhir 50-68 pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Sejak tepis mula, atmosfer pertandingan sebenarnya berjalan sangat ketat. Indonesia bahkan sempat mencicipi keunggulan dua poin lewat aksi layup dari Chimaobi Nzekwue saat laga baru berjalan tiga menit.
Sayangnya, momen tersebut menjadi satu-satunya waktu di mana Indonesia memimpin. Setelah itu, Thailand langsung mengambil alih kendali permainan.
Indonesia hanya mampu menyamakan kedudukan tanpa pernah bisa berbalik unggul, hingga kuarter pertama ditutup tipis 15-14 untuk keunggulan Thailand.
Memasuki kuarter kedua, petaka mulai menghampiri Indonesia. Lini pertahanan Indonesia kerepotan meredam agresivitas tuan rumah yang sukses memberondong 17 poin tambahan.
Di sisi lain, Indonesia justru mengalami kebuntuan dan hanya mampu membalas 8 poin. Alhasil, paruh pertama disudahi dengan margin dua digit, 32-22, untuk keunggulan Thailand.
Alih-alih bangkit usai jeda halftime, langkah Indonesia justru semakin berat di paruh kedua. Selisih poin makin melebar setelah Thailand menambah 36 poin di sisa 20 menit laga, sementara Indonesia hanya mampu mendulang 28 poin.
Keunggulan mutlak ini membuat pertandingan sepenuhnya menjadi milik Thailand hingga peluit buzzer dibunyikan dengan skor akhir 68-50.
Akurasi tembakan lagi-lagi menjadi pekerjaan rumahbesar bagi Indonesia. Efisiensi tembakan tim besutan Ismael ini hanya menyentuh angka 35 persen (20/56), berbanding terbalik dengan Thailand yang mencapai 42 persen (27/63).
Perbedaan mencolok juga terlihat dari akurasi tembakan tiga angka. Dari 14 kali percobaan tripoin, Indonesia hanya bisa memasukkan satu bola. Sementara Thailand tampil sangat wangi dengan melesakkan 7 tripoin dari 25 kali percobaan.
Margin poin pun kian terpuruk lantaran Indonesia kalah telak dalam urusan rebound (32 berbanding 50 milik Thailand) serta kalah dalam assist.
Walau Indonesia berhasil menekan jumlah kesalahan (turnover), minimnya penyelesaian akhir yang efektif membuat mereka kesulitan mengejar ketertinggalan.
Kedalaman skuad Thailand juga berbicara banyak di laga ini dengan mencatatkan empat pemain yang mendulang dua digit poin.
Di kubu Indonesia, tampak terlalu bertumpu pada Steven Sebastian yang mengemas double-double lewat raihan 12 poin dan 10 rebound.
Di belakang Steven, ada Muhammad Fakhrizal Firdaus dan Ryansean Bastian Gunawan yang masing-masing menyumbang 9 dan 8 poin.
Kekalahan di babak semifinal ini memastikan langkah Indonesia terhenti dalam perburuan tiket FIBA Asia Cup 2026.
Pasalnya, slot kelolosan hanya disediakan khusus untuk dua tim yang berhasil menembus babak final.
Meski gagal ke partai puncak, perjuangan Indonesia belum sepenuhnya usai. Mereka akan kembali melantai untuk melakoni laga perebutan juara ketiga menghadapi Malaysia pada Minggu, 14 Juni 2026 pukul 15.30 WIB sore ini.
Nantikan update terbaru soal FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 Thailand pada laman dbl.id. (*)
Kamu bisa memantau artikel seputar FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 Thailand di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)