Tak bisa dipungkiri, persiapan menuju Honda DBL with Kopi Good Day 2026 North Jakarta bukan perkara mudah. 

Hari demi hari diisi dengan latihan berintensitas tinggi demi mematangkan strategi, meningkatkan chemistry, sekaligus mengasah kemampuan fundamental sebelum menyambut pertarungan panas di GOR Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara mulai 11-16 Agustus mendatang.

Rutinitas tersebut pastinya turut dilakoni oleh para srikandi SMA Bina Tunas Bangsa (BTB). Bahkan, mereka tak menampik kalau menjaga konsistensi latihan menjadi tantangan terberat dalam menyambut DBL North Jakarta 2026. 

“Persiapan kita sudah lumayan lama, sih. Sekarang, latihan juga makin intens, fokusnya lebih ke fisik, chemistry, sama evaluasi dari game-game sebelumnya. Kadang, capek karena harus bagi waktu antara sekolah sama latihan,” ungkap Livia Tjeuw, salah satu pemain BTB. 

Baca Juga: Menuju DBL North Jakarta: Tekad Don Bosco 1 Tak Ulang Mimpi Buruk Musim Lalu

Jangan salah, persiapan pasukan BTB tentu tidak berhenti di ruang latihan. Selain mengasah kemampuan teknis, mereka juga merasa perlu merasakan atmosfer pertandingan sebagai bagian penting dari proses pematangan tim. 

Pasalnya, pengalaman bertanding menjadi kesempatan untuk menguji sekaligus mengevaluasi secara langsung berbagai aspek yang perlu dibenahi sebelum menghadapi persaingan sesungguhnya. 

“Soalnya, latihan sama tanding rasanya beda. Paling jauh, kita sparing ke Tangerang atau Bogor. Walaupun masih di sekitar Jabodetabek, menurut kita itu tetap penting karena setiap tim punya karakter permainan yang beda,” ujar Livia, sapaan karibnya. 

Kesempatan menjalani sparing hingga tampil di berbagai kompetisi selalu menjadi momen yang paling dinantikan. Menariknya, dari sekian banyak pertandingan yang pernah dijalani, pengalaman berlaga di Tangerang menjadi kenangan yang paling diingat.

”Atmosfernya seru dan lawannya juga kompetitif. Dari pertandingan itu, kita jadi sadar masih banyak yang bisa diperbaiki. Itu malah bikin kita makin semangat buat latihan,” ceritanya. 

Baca Juga: Menuju DBL North Jakarta: Putra Jubilee Bicara Soal Tantangan Jelang Musim Baru

Usaha habis-habisan dikerahkan oleh Livia bersama rekan-rekannya. Bukan tanpa alasan. Musim lalu, skuad BTB berhasil melangkah hingga Fantastic Four. Kini, mereka setidaknya harus mengulang pencapaian tersebut.

Meski terkadang terasa berat untuk menempuh seluruh persiapan tersebut, Livia bersyukur berada dalam lingkungan yang suportif. 

“Kita saling support, jadi tetap semangat. Biasanya, habis latihan suka ngobrol-ngobrol, kadang saling jail juga. Pokoknya, banyak bercanda, sih. Jadi, chemistry di dalam sama di luar lapangan sama-sama kebangun,” tutur Livia.

Skuad BTB pun sudah sepenuhnya siap menatap DBL North Jakarta 2026 dengan impian lebih besar. Mereka ingin menyuguhkan penampilan maksimal di tiap pertandingan hingga menapakkan kaki di babak Championship. 

“Yang paling penting, kita mau main tanpa menyesal dan nunjukin hasil dari semua kerja keras selama latihan,” pungkasnya. 

DBL North Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Balas Komentar Instagram Marshel Widianto, Jerhemy Owen: Tim Gua El Rumi, Bro!
Ciamik! Nabela Sofa Berhasil Jadi Ratu Poin DBL Banjarmasin
Isinya Cowok Semua, Ternyata Begini Cara Anak Kanisius Cari Pacar! Bisa Ditiru..
Perbedaan Hotin Cream Merah dan Hijau: Mana yang Cocok untuk Atlet Muda?
DBL Bajak Sekolah Episode 2: Pembuktian Carmela pada Orang Tua