Tribune DBL Arena menghadirkan pemandangan berbeda pada hari pertama Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Kamis, 6 Agustus 2026. Suporter SMAN 13 Surabaya, Thirteen Rangers, memperkenalkan konsep koreografi yang tidak lazim. Satu koreo menghadirkan tampilan berbeda ketika dilihat dari dua sisi tribune.
Terobosan yang mereka bawa adalah membawakan empat koreo berbeda. Dua koreo hanya bisa dilihat dari dua sisi yang berbeda. Apa yang dilakukan Thirteen Rangers di teras sorak menjadi hal baru.
“Kita sengaja mempersembahkan koreo yang cuman bisa dilihat dari dua sisi yang berbeda. Kenapa? Karena kita mau kasih kejutan kalau Thirteen Rangers itu juga bisa berkreasi dan berinovasi,” ujar Achmad Habib Syaifudin, capo dari Thirteen Rangers.
Menariknya, anak-anak Thirteen Rangers telah mempersiapkan inovasi ini sejak lama. Bahkan, durasi persiapannya mungkin hampir sama dengan persiapan anak-anaka basket dan tim dance Thirteen.
Baca juga: Kemenangan Perdana Putra Smantaru Jadi Hadiah Kecil untuk Coach Thomas
“Kita mempersiapkannya itu kurang-lebih satu bulan lamanya. Dicoba ada fail atau salah lalu direvisi. Dicoba lagi tapi belum maksimal ya direvisi lagi,” ucapnya.
Masalahnya, beberapa revisi menyertai proses mereka mempersiapkan terobosan koreo tersebut. Bahkan sampai satu hari menjelang nribun!
“Semalem itu kita kan dikasih kesempatan buat mencoba loading koreo. Ternyata ada miss. Langsung kita benarkan kita usahakan biar tetap bisa dieksekusi hari ini,” ungkapnya.
Habib -sapaan karibnya- juga menambahkan, “Kemarin malam itu juga jadi pertama kalinya kita mencoba koreo itu di tribune. Sebelumnya ya kita nyoba di lapangan aja,”
Baginya, ada rasa deg-degan terkait rencana Thirteen Rangers membawakan kejutan di musim baru.
“Pastinya sebagai capo ada rasa deg-degan tadi. Apalagi kan ini salah satu hal baru yang kita persembahkan untuk tim basket Thirteen. Apalagi kemarin juga sempat ada kesalahan. Alhamdulillah bisa berhasil. Lega banget,” terangnya.
Pemilihan koreo terobosan dengan tema wayang juga benar-benar dipikirkan oleh anak-anak Thirteen Rangers. Itu sesuai dengan tema besar mereka.
“Wayang itu jadi salah satu budaya yang harus terus dirawat oleh anak-anak muda. Itu jadi salah satu bentuk anak-anak Thirteen merawat budaya Indonesia. Lewat inovasi koreo kita,” katanya.
Baca juga: Ada Mimpi Telu Mania di Tribune DBL Arena
Selanjutnya, koreo terakhir yang naik di tribune Thirteen Rangers adalah kesatria dengan pesan yang mendalam.
Pesan yang dibawakan anak-anak Thirteen Rangers untuk basket Thirteen tersampaikan. Basket Thirteen berhasil meraih kemenangan perdana ketika bertemu dengan SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Thirteen menang dengan skor akhir 38-11.
“Harapan anak-anak suporter sih, tim basket Thirteen bisa lolos ke playoffs. Bisa menang terus di gim-gim selanjutnya,” ucapnya.
Ditanya soal koreo kejutan yang disiapkan Thirteen Rangers, Habib tak berani banyak memberikan gambaran. Intinya semua telah disiapkan dengan matang oleh Thirteen Rangers.
“Pokoknya ditunggu saja. Dari Thirteen Rangers pasti ada kejutan-kejutan yang diberikan. Semangat terus buat basket Thirteen. Buat teman-teman ayo kita dukung basket kita meraih kejayaan di DBL Surabaya ini,” tandasnya.
Eksperimen Thirteen Rangers menunjukkan bahwa kreativitas di tribune terus berkembang. Dukungan kepada tim tak lagi hanya diwujudkan melalui nyanyian dan yel-yel, melainkan juga lewat pertunjukan visual yang dirancang matang. Musim masih panjang, dan bukan tidak mungkin inovasi serupa akan memunculkan warna-warna baru di DBL Arena.
Selanjutnya basket Thirteen menghadapi SMA Santa Agnes Surabaya yang berlangsung 19 Agustus 2026. Sampai ketemu lagi di DBL Arena, Thirteen Rangers.
Profil SMAN 13 Surabaya bisa kalian cek di bawah ini.