Kemenangan perdana tim putra Smantaru (julukan SMAN 1 Waru Sidoarjo) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North terasa lebih spesial.
Mengawali langkah pada laga pembuka kompetisi, Smantaru sukses mengamankan kemenangan atas SMAN 1 Sooko Mojokerto dengan skor 38-11, Kamis, 6 Agustus 2026.
Namun, kemenangan tersebut bukan sekadar angka di papan skor. Bagi para penggawa Smantaru, hasil positif itu menjadi hadiah kecil untuk sosok pelatih yang selama ini berada di balik perjalanan mereka, Thomas Christian.
Musim ini menjadi momen yang berbeda bagi pelatih yang telah menangani tim basket putra Smantaru sejak 2014 tersebut. Untuk pertama kalinya, Coach Thomas tidak bisa mendampingi tim secara penuh di bangku cadangan karena masih menjalani masa pemulihan usai operasi yang dijalaninya sekitar dua pekan lalu.
Meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih, pelatih berusia 39 tahun itu tetap berusaha hadir menemani perjuangan anak asuhnya. Bahkan, baru dua minggu setelah menjalani operasi, ia datang ke DBL Arena untuk memberikan dukungan secara langsung.

Pelatih tim basket putra SMAN 1 Waru Sidoarjo, Thomas Christian (Foto: dokumentasi pribadi Kristo Budiutomo)
"Motivasi saya itu dari anak-anak. Mereka selalu bilang, 'Ayo Mas, bisa.' Makanya saya harus bisa. Sebenarnya saya belum boleh jalan jauh, tapi saya usahakan datang untuk mereka," ujar Thomas.
Baginya, Smantaru bukan sekadar tim yang ia latih. Selama lebih dari satu dekade, ia membangun hubungan yang begitu dekat dengan para pemainnya. Ia mengaku selalu menganggap anak-anak didiknya seperti keluarga sendiri.
"Setiap saya melatih, saya menganggap anak-anak itu adalah anak saya sendiri. Saya ingin memberikan yang terbaik buat mereka," katanya.
Kedekatan itulah yang membuat Thomas begitu terpukul ketika mengetahui dirinya harus melewatkan DBL musim ini dari sisi lapangan. Ia bahkan mengaku sempat meneteskan air mata sebelum maupun setelah menjalani operasi karena memikirkan anak-anak asuhnya.
"Sebelum operasi saya sempat nangis. Setelah operasi juga nangis lagi karena kepikiran tidak bisa dampingi anak-anak di DBL tahun ini. Buat saya, DBL itu momen yang selalu saya tunggu bersama mereka," ungkap Thomas.
Meski begitu, ia memilih menjadikan kondisi tersebut sebagai motivasi untuk tetap memberikan dukungan, meski kali ini dari cara yang berbeda. Hal itu bukan kali pertama Thomas menunjukkan besarnya kecintaan kepada tim yang telah ia dampingi selama lebih dari satu dekade. Pada musim DBL 2022, saat Smantaru berhasil menembus babak Big Eight, ia bahkan menepati nazarnya dengan berjalan kaki dari DBL Arena Surabaya hingga rumahnya di Sidoarjo.
Baca juga: TDOS dan UDC Berhasil Buka AQUA DBL Dance 2026 East Java-North dengan Memukau
Kehadiran Coach Thomas yang terbatas ternyata tetap memberikan pengaruh besar bagi para pemain. Salah satunya D'Arthagnn Lischandra atau Artha, pemain yang menjadi salah satu kunci kemenangan Smantaru lewat torehan 13 poin.
Meski menjadi penyumbang angka terbanyak dalam laga tersebut, Artha merasa penampilannya masih belum maksimal.
"Menurut saya masih kurang. Saya masih pengin berkembang lagi, naik lagi. Belum puas kalau cuma sampai di situ," tutur Artha.
Menurut Artha, kunci kemenangan Smantaru pada laga perdana bukan hanya soal mencetak angka, melainkan bagaimana seluruh pemain mampu bermain sebagai satu kesatuan.
"Yang penting kompak sebagai tim. Jangan kebanyakan dribble, lebih banyak passing ke teman," ujarnya.
Baca juga: Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-North 2026, Kamis, 6 Agustus 2026
Pesan itu pula yang selalu ditanamkan Coach Thomas kepada para pemainnya. Sebelum pertandingan, ia kembali mengingatkan anak asuhnya untuk mengutamakan permainan kolektif dan saling membantu di lapangan.
"Pesannya pokoknya kami harus main kompak dan selalu aware sama teman satu tim," kata Artha.
Meski tidak berada dalam kondisi terbaik, Coach Thomas tetap memantau jalannya pertandingan. Bahkan setelah kemenangan diraih, ia menilai anak asuhnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah.
"Anak-anak terkadang masih lalai terhadap kerja sama tim. Padahal basket itu dimainkan 12 orang, bukan satu orang saja," jelasnya.
Menurut Thomas, Smantaru masih harus meningkatkan permainan kolektif, terutama dalam hal pergerakan tanpa bola dan kerja sama antarpemain.
"Saya ingin mereka lebih banyak bergerak, lari, dan passing. Itu yang harus diperbaiki," tambahnya..
Baca juga: AQUA DBL Dance Hadirkan Tiga Guest Judges, Dari Brandon sampai Semmy Blank
Bagi Artha, kemenangan 38-11 atas SMAN 1 Sooko Mojokerto bukan hanya menjadi awal yang baik bagi perjalanan Smantaru di DBL East Java-North musim ini. Ada satu nama yang juga ingin ia bahagiakan lewat hasil tersebut.
"Untuk pendukung Smantaru dan buat Coach Thomas juga," ungkap Artha.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Hasil akhir pertandingan ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)