Kain putih yang tergeletak di sudut sekolah SMAN 8 Surabaya bisa jadi terlihat biasa saja. Namun, bagi Wolumania (julukan supporter SMAN 8 Surabaya), kain tersebut justru bisa berubah menjadi “senjata” untuk menakut-nakuti teman sendiri.

Selama menggarap koreo untuk Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Wolumania punya banyak cara untuk mengusir rasa lelah. Salah satunya lewat aksi pocong-pocongan.

Aksi tersebut menjadi salah satu keseruan di balik proses Wolumania menyiapkan koreo untuk mendukung tim basket Delapan di DBL East Java-North. Selama hampir sebulan, mereka menghabiskan waktu bersama untuk menggarap koreo bertema nostalgia era 2000-an.

“Kalau malam sekolah kan gelap. Kebetulan kain koreo ini warnanya putih. Jadi anak-anak itu bikin pocong-pocongan,” cerita Tendry Zaccheo, capo Wolumania.

Baca juga:Bawakan Koreo Macan, Ultras Stemda Junjung Kreativitas dan Attitude di Tribun 

Suasana malam di SMAN 8 Surabaya (Smandela) semakin mendukung aksi jahil tersebut. Bangunan sekolah yang memiliki nuansa peninggalan zaman Belanda membuat kondisi sekolah ketika malam terasa berbeda. Kain putih yang sedang digunakan untuk koreo pun menjadi sasaran empuk untuk mengerjai teman.

Salah satu aksi bahkan membuat seorang anggota Wolumania benar-benar panik. Saat sedang tertidur di bawah kain koreo, ia dibungkus oleh teman-temannya. Tidak berhenti di situ, ia kemudian diangkat dan dipindahkan ke sebuah ruangan gelap.

Ketika terbangun, sang korban langsung panik dan berteriak meminta pertolongan.

“Dia sampai mengira sudah berada di alam kubur,” ujar remaja yang akrab disapa Tendry itu.

Aksi tersebut bukan satu-satunya. Anggota yang ketiduran saat proses pengerjaan juga kerap menjadi sasaran keisengan. Ada yang wajahnya dicoret-coret hingga dibentuk seperti kucing atau tentara-tentaraan.

Baca juga: Sixteenagers Tampilkan Kratos dari God of War di DBL East Java-North 2026

Bagi Wolumania, berbagai keisengan itu menjadi bagian dari keseruan selama hampir sebulan menggarap koreo. Sebab, proses tersebut tidak hanya diisi dengan mengecat dan menyusun koreo, tetapi juga menjadi momen untuk berkumpul bersama.

“Jujur ini nggarap itu asik. Kita ketemu sama teman-teman, solidaritasnya itu juga ada di situ,” tutur Tendry.

Kebersamaan tersebut bahkan muncul lewat hal-hal sederhana. Ketika ada anggota yang belum makan, mereka akan saling mengajak makan bersama di sela-sela pengerjaan.

“Misalnya kita punya bekal, terus teman kita belum makan, ‘Oh ini loh, ayo kita makan bareng.’ Nah, kita itu bisa menjalin kekeluargaan juga di situ,” lanjutnya.

Di balik canda dan keisengan tersebut, Wolumania tetap serius dengan konsep yang mereka bawa ke tribun. Musim ini, mereka memilih nostalgia era 2000-an sebagai tema besar.

PlayStation 2 menjadi salah satu elemen utama dalam koreo. Penampilan dibuka dengan gambaran seorang anak yang sedang bermain PS2, lengkap dengan tulisan “Game Start” yang menjadi penanda dimulainya perjalanan Wolumania di DBL musim ini.

Pilihan tersebut bukan tanpa alasan. Tendry ingin membawa kembali memori masa kecil ketika PlayStation menjadi salah satu hiburan yang lekat dengan anak-anak era 2000-an.

Baca juga: Koreo Raja Hiu Nineteen Mania Iringi Kemenangan Dramatis XIX di Overtime

“Dulu kita main PS sampai lupa pulang. Bawa uang cuma Rp5.000 sampai malam, kadang sampai ngutang. Jadinya kita bawa koreo ini buat dejavu, mengingatkan kita kalau dulu itu masa-masa ini pernah ada,” ujarnya.

Setelah hampir sebulan mencurahkan waktu, tenaga, bahkan uang, melihat koreo akhirnya berhasil naik di tribun menjadi kepuasan tersendiri bagi Wolumania.

“Jujur itu kepuasan diri sendiri. Karena waktu, tenaga, uang kita keluar semua. Jadi kalau melihat koreo kita berhasil dan sampai di hari H, itu punya kepuasan sendiri,” ungkapnya.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Dari Dangdut-Wayang, XIXD Crew dan Warrior DC Kemas AQUA DBL Dance dengan Epik
Dari Uganda, Sang Ayah Saksikan Mimpi Lamanya Hidup Lewat Khalif di DBL
Dari Nonton DBL Bersama Ayah, Bima Kini Jadi Bagian dari Home of the Dreamers
Hasil DBL East Java-North: Hari Kedua Sajikan Overtime Dramatis!
Siapa Andalanmu? Pilih Mereka untuk Jadi DBL Favorite 2026 South Kalimantan!