Terbawa Suasana di Lapangan, Tristan Main Ngegas!

| Penulis : 

Bagi Tristan Johanes Messah, bermain basket bukan perkara menjaga ketenangan sepanjang pertandingan. Saat tensi permainan mulai naik, penggawa SMA Petra 4 Sidoarjo itu justru punya kecenderungan untuk ikut terbawa suasana.

Hal tersebut terlihat ketika Petra 4 berhadapan dengan SMAN 1 Tuban di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Petra 4 berhasil mengamankan kemenangan dengan skor akhir 49-23.

Tekanan sempat datang ketika Tuban menerapkan full press yang membuat Petra 4 kewalahan. Namun, situasi tersebut tidak membuat Tristan memilih bermain lebih aman. Ia mengaku dirinya memang lebih nyaman bermain dengan gaya yang agresif alias ngegas.

Baca juga: Menunggu 20 Tahun, Horsamania Akhirnya Bisa Bilang “Hello DBL”

“Saya sih lebih main yang ngegas gitu sih,” ujar Tristan.

Gaya bermain tersebut terkadang membuat Tristan ikut larut dalam atmosfer pertandingan. Ia mengaku bisa terbawa suasana ketika permainan mulai memanas. Beruntung, ada rekan setim yang bisa menjadi penyeimbang.

“Kadang tuh main ngegas gara-gara saya terbawa suasana, terus ditenangin sama teman,” tuturnya.

Sosok yang sering menjadi penenang Tristan adalah Alexander. Jika Tristan mengaku lebih suka bermain dengan tempo tinggi, Alex justru dikenal sebagai sosok yang lebih kalem di lapangan.

Kombinasi dua karakter tersebut menjadi bagian dari dinamika Petra 4. Ketika Tristan mulai terbawa tensi pertandingan, ada Alex yang mengingatkannya untuk kembali tenang.

Di laga tersebut, Tristan juga menjadi salah satu pemain penting Petra 4. Ia menyumbangkan 17 poin dan 1 assist. Meski mencatatkan angka cukup tinggi, Tristan tidak menjadikan jumlah poin sebagai hal utama.

“Kalau poin banyak itu enggak terlalu penting buat saya. Yang penting timnya bisa menang,” katanya.

Bagi Tristan, performa tersebut juga tidak datang secara tiba-tiba. Ia terbiasa menambah porsi latihan secara mandiri di rumah, mulai dari shooting hingga lay-up.

“Yang penting latihan. Disiplin latihan, terus di rumah nambah-nambah shooting, nambah-nambah lay up, latihan-latihan sendiri gitu,” ujarnya.

Tetap agresif di lapangan bukan berarti Tristan tidak punya bahan evaluasi. Setelah pertandingan, ia justru menunjuk defense sebagai bagian yang masih harus diperbaiki. Beberapa kali ia merasa pertahanannya masih mudah terlepas.

Defense saya masih sering kelepasan,” katanya.

Di balik gaya mainnya yang ngegas, Tristan tetap belajar bahwa agresivitas perlu diimbangi kontrol. Sebab ketika atmosfer pertandingan mulai memanas, bukan hanya tenaga yang dibutuhkan, tetapi juga kemampuan untuk kembali tenang dan menjaga permainan tetap dalam kendali.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

 

Populer

20 Tahun Lebih Menanti, SMA Al Hikmah Tampil di DBL East Java-North Lagi
Dari Dangdut-Wayang, XIXD Crew dan Warrior DC Kemas AQUA DBL Dance dengan Epik
Debut Berarti Santri SMA Progresif Bumi Shalawat di Home of the Dreamers
Menunggu 20 Tahun, Horsamania Akhirnya Bisa Bilang “Hello DBL”
Hasil DBL South Kalimantan 2026: Opening Party Diwarnai Banyak Kejutan!