ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Rine Ratu Elisabeth (jas hitam, kemeja putih) saat mendampingi tim basket putra SMA Rajawali Makassar bertanding melawan SMAN 2 Makassar di DBL South Sulawesi, pada 21 September 2026

Bagi siapapun yang membaca nama Rine Ratu Elisabeth, impresi pertama yang terlintas biasanya tidak jauh dari sosok anggun Ratu Elizabeth II dari Kerajaan Inggris. 

Namun, di balik bangku ofisial tim basket putra SMA Rajawali Makassar pada ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi, sosok pemilik nama unik ini tampil sigap sebagai tim medis pendamping para student-athlete sekolahnya.

Memenangi laga krusial dan membawa SMA Rajawali Makassar menembus babak Big Eight tentu jadi kebahagiaan tersendiri bagi Bu Rine. 

Namun, kehadirannya di tepi lapangan GOR UMI Makassar tahun ini menyimpan cerita unik, baik tentang perannya yang baru, hingga kisah emosional di balik nama pemberian orang tuanya.

Di balik anggunnya nama "Rine Ratu Elisabeth", publik mungkin mengira ada arti mendalam atau filosofi megah yang disiapkan keluarga sejak lahir. 

Namun, ketika ditanya arti namanya, Rine pun ikut kebingungan. Bagi wanita yang kini aktif menjadi guru di SMA Rajawali Makassar ini, arti namanya justru menjadi sebuah "rahasia indah" yang mungkin takkan pernah terkuak.

Sejak usia tujuh tahun, Bu Rine dibesarkan oleh tantenya di luar kota dan hidup terpisah dari orang tua. 

Baca Juga: Hasil DBL South Sulawesi: Zion Balaskan Dendam Lama, Smada Harus Tersingkir!

Ia baru kembali ke kampung halaman saat duduk di bangku SMP. Namun, momen kepulangannya saat iitu bertepatan dengan duka mendalam, di mana sang ayah berpulang ke Sang Kuasa.

Di tengah suasana duka dan pertanyaan dari kawan-kawan sekolahnya tentang arti nama yang mirip ratu Inggris, Bu Rine memberanikan diri bertanya langsung kepada sang ibu tepat di depan peti jenazah sang ayah.

"Ibu saya malah nangis dan menyampaikan kalau beliau lupa karena faktor usia yang sudah lanjut. Kami ada delapan bersaudara. Dan yang tahu pasti arti serta filosofi nama saya secara mendalam sebenarnya hanya almarhum Bapak," kenang Bu Rine.

Karena sang ayah telah berpulang, makna di balik nama pemberian yang begitu indah tersebut tetap lah terkunci rapat. 

"Makna di balik nama itu tetap menjadi rahasia indah yang beliau tinggalkan untuk saya. Jadi sampai sekarang, saya sendiri tidak tahu pasti arti filosofinya," lanjutnya.

Tahun 2026 menjadi debut perdana Rine melantai di ajang DBL South Sulawesi sebagai medical support SMA Rajawali Makassar. 

Kesempatan ini datang seiring dengan amanah baru yang diembannya di sekolah sebagai guru pembina OSIS Divisi Olahraga.

Uniknya, Bu Rine mengaku sama sekali tidak memiliki latar belakang di dunia olahraga, apalagi basket. Masa sekolahnya dulu di Toraja sama sekali tak menyentuh ranah basket pelajar.

"Jujur, saya tidak memiliki background olahraga sama sekali dan sebelumnya tidak pernah bermain basket. Peran saya murni sebagai pendamping dan pelindung para atlet," tegas Rine.

DBL-South-Sulawesi-SMA-Rajawali-Makassar.
Potret para pemain Rajawali saat menghampiri para suporter usai pertandingan

Meski bertugas di tepi lapangan dengan tensi pertandingan tinggi, peran Rine tak sekadar memegang kotak P3K atau menyemprotkan cold spray saat pemain tergeletak. 

Fokus utamanya adalah menjadi benteng pertahanan dari luar lapangan, baik fisik maupun mental anak-anak asuhnya agar tetap siap berlaga.

Sebagai tenaga pendidik yang sehari-hari berhadapan dengan kesiswaan di SMA Rajawali Makassar, Bu Rine baru mengenal kemegahan DBL sejak ia resmi mengajar di sekolah tersebut. 

Baca Juga: Kisah Cinta Sawerigading Hingga Duka Negeri Ramaikan Panggung AQUA DBL Dance

Namun, mengawal langsung perjuangan siswa-siswinya dari pinggir lapangan memberinya perspektif baru yang berkesan.

"Saya melihat DBL ini adalah wadah yang luar biasa. Atmosfernya sangat hidup, gengsinya tinggi sekali. Ini jadi panggung yang sangat positif bagi pelajar SMA untuk menunjukkan bakat mereka, khususnya di basket dan dance," tuturnya.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  

Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Kalian bisa memantau informasi seputar Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS