DBL ACADEMY

Junior DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Coach Joey saat mendampingi SMA 1 PSKD Jakarta berlaga di DBL Jakarta Championship 2026 kontra SMA Jubilee Jakarta

Peta persaingan basket pelajar di Ibu Kota musim ini berjalan lebih dinamis, tetapi hal itu justru menjadi panggung pembuktian bagi skuad putri SMA 1 PSKD Jakarta. 

Alih-alih terpuruk setelah kehilangan takhtanya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Jakarta, anak-anak asuh Coach Yohanes Paraloan Siagian (Coach Joey) meresponsnya dengan mentalitas baja. 

Lewat proses pembinaan yang solid dan kerja keras tak kenal lelah, mereka berhasil menembus ketatnya babak play-in dan kembali mengukir nama di jajaran semifinalis Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship.

Sebagai tim yang musim lalu sukses mencetak sejarah dengan menjuarai DBL Central Jakarta untuk pertama kalinya usai berpisah region dengan DBL North Jakarta pada 2025, PSKD 1 menapaki musim 2026 dengan tantangan yang tidak mudah.

Langkah PSKD 1 di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Jakarta harus puas berada di posisi runner-up. 

Gelar juara yang mereka pegang tahun lalu harus bergeser setelah menelan kekalahan tipis yang amat dramatis dengan skor 72-70 atas SMA Santa Ursula Jakarta (Sanur) di partai puncak region.

Pertandingan final double overtime tersebut menyisakan atmosfer luar biasa yang membekas di benak para pemain. 

Baca Juga: Drama Dua Overtime Antar Putri Sanur Jadi Juara Baru DBL Central Jakarta

Di balik kekalahan itu, angin segar berpihak pada PSKD 1 lewat aturan baru DBL Jakarta Championship. Format baru ini membuka peluang bagi tim runner-up region untuk terbang ke babak play-in tournament.

Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, PSKD 1 sukses mengamankan dua kemenangan penting di fase play-in dan berhak melaju ke babak playoffs DBL Jakarta Championship. 

Takdir pun mempertemukan kembali PSKD 1 dengan sang rival, Sanur. Di fase Championship inilah Coach Joey dan anak didiknya sukses melancarkan revans dan menundukkan Sanur dengan skor 41-30.

"Banyak pengalaman berharga yang anak-anak dapat di musim ini, salah satunya pertandingan double overtime di final Central Jakarta. Apalagi ternyata kami mendapat kesempatan untuk revenge match di babak Championship sehingga tidak perlu menunggu sampai DBL Central Jakarta tahun depan," ungkap Coach Joey.

Langkah PSKD 1 di ajang Championship akhirnya harus terhenti di babak semifinal, sebuah hasil yang mengulang pencapaian musim-musim sebelumnya. Hal itu dirasakan usai menelan kekalahan atas SMA Jubilee Jakarta dengan skor 68-42.

DBL Jakarta - SMA 1 PSKD Jakarta
Pertandingan semifinal DBL Jakarta Championship antara SMA Jubilee Jakarta (jersei terang) kontra SMA 1 PSKD Jakarta

Kendati demikian, bagi Coach Joey, kegagalan menembus lapangan megah Indonesia Arena bukanlah sebuah akhir yang patut disesali.

Bagi PSKD 1, tolak ukur kesuksesan tidak diukur semata-mata dari jumlah piala atau dominasi di partai puncak, melainkan bagaimana membentuk pemain yang siap menghadapi dunia nyata. 

Dengan skuad yang tergolong sangat muda dan hanya diperkuat oleh tiga murid kelas XII, pencapaian menembus babak Fantastic Four DBL Jakarta Championship sudah melampaui ekspektasi.

Track record tim putri PSKD 1 di DBL terbilang luar biasa. Dari tujuh kali keikutsertaannya, mereka berhasil mengamankan 6 kali babak Fantastic Four dan 1 kali gelar juara, baik di fase region maupun Championship.

"Kami melihat juara dan piala sebagai suatu efek samping dari membina anak-anak kami dengan benar. Secara tertulis program kami hanya memiliki 2 tujuan: mengembangkan anak-anak agar siap melangkah ke dunia nyata dan melatih mereka agar bisa kuliah dengan beasiswa," tegas Coach Joey.

Baca Juga: Evelyn Papuana dan Ujian Bertubi di Penghujung Perjalanan Srikandi PSKD 1

Di balik konsistensi dan progres permainan yang semakin kompleks, ada tantangan besar yang jarang tersorot oleh penonton maupun suporter.

Faktor kesehatan dan pemulihan menjadi ujian tersendiri musim ini. Coach Joey membeberkan bahwa menjelang laga final region melawan Sanur, lebih dari setengah pemainnya berada dalam kondisi yang tidak fit.

Bahkan influenza A mendera seluruh anggota tim selama lebih dari seminggu usai pertandingan usai.

Selain fisik, tekanan mental yang khas dari panggung DBL juga menjadi ujian berat bagi anak didiknya. 

Tangisan di lapangan, hingga ekspektasi tinggi menjadi pelajaran hidup tersendiri bagi untuk tabah menghadapi kenyataan hidup di luar lapangan.

DBL Jakarta - SMA 1 PSKD Jakarta
Coach Joey memberi arahan kepada anak didiknya dari pinggir lapangan

Dengan formasi tim yang diisi oleh pemain-pemain kelas X dan XI musim ini, dipadukan amunisi baru dari tim putri SMP 1 PSKD Jakarta yang sukses melaju ke final Junior DBL 2026 Jakarta, skuad putri PSKD 1 dipastikan akan tampil jauh lebih matang dan kuat pada musim mendatang.

Ketatnya persaingan DBL Jakarta musim ini juga disambut antusias oleh Coach Joey. Mengingat musim ini mereka juga sempat mengimbangi permainan dari SMA Jubilee Jakarta. Dan PSKD 1 siap berbenah demi mempertahankan tradisi mereka.

"We're not the queens of Jakarta (yet), but you better believe the road to the crown comes through us!" pungkas Coach Joey penuh percaya diri.

Baca Juga: Arahan Coach Becca Bawa PSKD 1 Lengserkan Juara Musim Lalu!

DBL Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ni bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS