Dulu, basket sempat menjadi olahraga yang harus Joseph Conselsatryo Wahyutomo tinggalkan. Sang Papa pernah melarangnya bermain karena khawatir aktivitas tersebut membuat Joseph mengesampingkan waktu beribadah.
Namun kini, basket justru menjadi bagian dari perjalanan Joseph bersama SMA Petra 4 Sidoarjo di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Terbaru, Joseph ikut membawa Petra 4 mengamankan kemenangan atas SMAN 1 Tuban dengan skor akhir 49-23. Turun di laga tersebut, ia menyumbangkan sembilan poin dan dua rebound.
Baca juga: Terbawa Suasana di Lapangan, Tristan Main Ngegas!
Larangan sang Papa kala itu bukan tanpa alasan. Menurut Joseph, basket memang bisa menyita banyak waktunya, terlebih ketika jadwal pertandingan atau latihan bertepatan dengan waktu ibadah.
“Basket itu pasti ngambil banyak waktu. Jadi, misalnya kebaktian dan lain-lain. Contohnya sekarang hari Minggu, itu kan enggak bisa kebaktian. Itu mungkin yang Papa lebih tekankan karena prioritas itu tetap Tuhan,” cerita Joseph.
Potret keluarga Joseph (kiri) diikuti papa, mama, dan kakak disebelah kanan (Foto: dokumentasi pribadi Joseph Conselsatryo Wahyutomo)
Sang Papa bahkan sempat meminta Joseph meninggalkan basket. Namun, Joseph memilih mencari jalan tengah. Ia tetap menjalani basket, sembari berusaha mengatur waktu agar kewajiban beribadah tidak ditinggalkan.
“Papa pernah bilang, ‘Udah, tinggalin aja basketmu karena Tuhan itu lebih penting.’ Saya setuju, tapi saya juga punya suatu bagian dari basket. Jadi, saya mungkin nanti usahakan untuk gereja sore. Jadi, di pagi saya masih latihan basket,” tuturnya.
Waktu kemudian membawa perubahan besar dalam kehidupan Joseph. Sang Papa telah berpulang. Meski begitu, pesan yang dulu disampaikan kepadanya justru tetap menjadi pegangan.
Baca juga: Kafka Tampil Gemilang, Smansa Tuban Buka Laga dengan Kemenangan
Bagi Joseph, basket tidak lantas membuat prinsip tersebut berubah. Setiap kali berada di lapangan, ia tetap berusaha mengingat pesan untuk rendah hati, mengandalkan Tuhan, dan menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarnya.
“Pesan tetap rendah hati, tetap andalkan Tuhan dan juga jadi berkat buat orang-orang sekitar,” ujar Joseph.
Kini, sosok yang paling aktif memberikan dukungan kepada Joseph adalah sang Mama. Meski tak selalu bisa hadir langsung di DBL Arena karena kesibukannya dalam pelayanan, doa Mama tetap menyertai setiap langkah Joseph.
“Mungkin sekarang Mama enggak datang, tapi Mama nonton dan Mama doakan tadi pagi,” katanya.
Bagi Joseph, doa tersebut menjadi dorongan tersendiri. Ia merasa kehadiran sang Mama tetap terasa, bahkan ketika sosoknya tidak berada di pinggir lapangan.
“Meskipun kehadiran tidak ada tapi doanya selalu ada,” ucapnya.
Pesan dari kedua orang tuanya itu kemudian menjadi bagian dari cara Joseph menjalani basket. Ia ingin terus berkembang bersama Petra 4 dan membawa tim mengejar target juara grup. Namun, ambisi tersebut tidak membuatnya ingin melupakan nilai yang sejak dulu ditanamkan keluarganya.
Baca juga: T-One Mania Lawan Kemustahilan di DBL Arena, Surabaya!
Ia percaya, siapa pun yang berada di seberang lapangan tetap layak dihargai. Teman setim maupun lawan sama-sama menjadi bagian dari perjalanan yang harus dijalani dengan rendah hati.
“Kita harus juga ngehargain semua yang ada di samping kita, teman-teman dan juga musuh juga. Jadi, kita tetap harus rendah hati, humble,” tutur remaja berusia 17 tahun itu.
Kini, Joseph terus melangkah bersama Petra 4. Ada kemenangan yang ingin dikejar, ada target yang ingin dicapai, dan ada pesan sang Papa yang terus ia bawa setiap kali memasuki lapangan.
Meski tak lagi bisa melihat sang Papa secara langsung di tribun, Joseph percaya sosok tersebut tetap menyaksikan perjuangannya.
“Sekarang Papa sudah di surga dan Papa sudah nonton dari atas. Jadi, Papa pasti senang kok. Papa pasti bangga dari saya,” tutupnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)