Sosok Spider-Man Noir muncul di tengah tribun Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Karakter detektif bernuansa monokrom itu menjadi pembuka misi Smamda Brotherhood, suporter SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, lewat koreografi yang mereka siapkan khusus untuk laga perdana.

Di pertandingan tersebut, SMA Muhammadiyah 2 Surabaya berhasil meraih kemenangan atas SMKN 5 Surabaya dengan skor akhir 26-22.

Bagi tim kreatif Smamda Brotherhood, koreografi tersebut bukan sekadar gambaran Spider-Man. Ada cerita yang sengaja disiapkan untuk menjadi pembuka dari rangkaian koreografi mereka sepanjang perjalanan di DBL East Java-North.

Baca juga: Scootersmania Bawa Dewi Themis ke Tribun DBL East Java-North

Ketua Kreatif Smamda Brotherhood, Rhama Abiyyu Zaky, mengatakan konsep tersebut menggambarkan misi pertama Smamda di pertandingan perdana.

Detail kepompong sebagai wujud musuh oleh Smamda Brotherhood di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

“Tadi konsepnya tentang detektif yang sedang beraksi. Hubungannya dengan Smamda karena kita baru mulai di match pertama. Jadi, filosofinya kita sedang menjalankan misi pertama,” ujar Rhama.

Cerita tersebut juga bakal berlanjut di pertandingan berikutnya. Rhama menjelaskan, setiap koreografi akan membawa latar waktu yang berbeda. Jika koreografi pertama mengambil latar era 1990-an, cerita selanjutnya bakal bergerak menuju tahun 2000-an.

“Berkesinambungan cerita. Karena koreo yang pertama ini berlatar di tahun 1990-an. Setelah ini akan ada koreo yang berlatar tahun 2000-an. Jadi, setiap tahun latarnya berbeda,” tuturnya.

Baca juga: Sempat Dilarang Basket, Pesan Papa Justru Jadi Pegangan Joseph di Pertandingan

Konsep detektif dipilih karena dinilai mampu menyampaikan pesan sekaligus menghadirkan visual yang menarik di tribun.

“Karena konsep ini mudah dibuat dan penyampaian pesannya juga ada, terutama dari film-filmnya,” kata Rhama.

Salah satu bagian yang paling mencuri perhatian adalah kepompong berukuran besar yang ikut dihadirkan dalam koreografi. Properti tersebut merupakan kreativitas tambahan dari tim kreatif Smamda Brotherhood untuk menggambarkan aksi Spider-Man Noir saat menangkap penjahat.

“Dalam ceritanya ini Spider-Man sebagai detektif yang menangkap penjahat. Jadi, penjahatnya itu dibuat seperti kepompong untuk ditangkap,” jelas Rhama.

Di balik visual tersebut, ada proses panjang yang dilakukan tim kreatif. Persiapannya telah dimulai sekitar dua bulan lalu, termasuk ketika mereka mulai memikirkan konsep. Sementara proses pengerjaan koreografi secara langsung berlangsung sekitar tiga minggu.

Baca juga: Comeback Usai 7 Tahun Vakum, Ini Kata Alumni SMAN 2 Lamongan!

Ahnaf Fauzan, salah satu tim kreatif Smamda Brotherhood, mengatakan bagian kepompong dikerjakan secara khusus oleh empat anggota. Mereka membutuhkan waktu sekitar satu setengah bulan untuk menyelesaikan properti tersebut.

“Kalau kepompong lebih sebentar, sekitar satu setengah bulan. Yang bikin kepompongnya sekitar empat anak,” ungkap Ahnaf.

Kepompong tersebut memiliki tinggi sekitar empat meter dengan lebar sekitar dua meter. Sementara koreografi utama juga dibuat dalam ukuran besar, dengan background sekitar 31 x 20 meter dan bagian karakter berukuran 14 x 10 meter.

Salah satu bagian yang cukup menantang adalah membuat background bernuansa monokrom. Ahnaf mengaku tim sempat mengubah ide visual di bagian tengah agar tetap sesuai dengan konsep yang mereka bangun.

“Paling susah bagian background karena warnanya acak. Karena konsepnya monokrom, akhirnya kami pakai bulan di tengah, seperti gerhana,” jelasnya.

Meski menghabiskan banyak waktu, proses tersebut tetap menyisakan momen-momen menyenangkan. Salah satunya ketika tim kreatif mengerjakan koreografi di lapangan bola.

“Yang paling seru buat koreo sambil main bola,” kata Ahnaf.

Setelah misi pertama berhasil dibuka lewat Spider-Man Noir, Smamda Brotherhood masih menyimpan kelanjutan ceritanya. Rhama memastikan koreografi berikutnya akan hadir dengan bentuk berbeda.

Baca juga: Dari Dangdut-Wayang, XIXD Crew dan Warrior DC Kemas AQUA DBL Dance dengan Epik

“Ukurannya enggak sebesar ini lagi, tapi nanti koreonya akan lebih banyak,” tuturnya.

Spider-Man Noir pun menjadi awal dari perjalanan panjang Smamda Brotherhood di DBL East Java-North. Misi pertama telah dibuka, sementara kelanjutan kisahnya masih menunggu untuk diungkap di pertandingan berikutnya.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

 

Populer

Bermalam di Kuburan, Sixers Mania Hasilkan Koreo 4D Super Keren
Hasil DBL East Java-North: Gloria 1 Lanjutkan Langkah, SCS Balikkan Keadaan
Lika-liku Macxquel Rehan, Pindah ke Surabaya Demi Basket hingga Putus Sama Pacar
5 Pemain Bintang Sepak Bola ini Juga Piawai Main Basket
Putra Limau Siap All-Out Demi Gelar Juara DBL South Jakarta 2025!