SMAN 17 Surabaya mengamankan kemenangan pada laga ketiga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Menghadapi SMA Ciputra Surabaya di DBL Arena Surabaya, Senin, 10 Agustus 2026, Putra Smantas menang dengan skor 24-21.
Kemenangan tersebut turut dikawal Smantas Owl Team dari tribun. Bukan hanya melalui suara, mereka membawa koreografi naga yang menyemburkan api sebagai gambaran semangat untuk Putra Smantas.
“Kita pilih tema naga. Soalnya naga itu kan kayak menyemburkan api. Itu jadi ibaratnya naganya tuh menyemburkan api-api semangat untuk tim basket kita,” ujar Muhamad Gandi Fardiyansah, capo Smantas Owl Team.
Baca juga: Usai Setahun Tanpa Kompetisi, Ziebend Kembali Berlaga di DBL East Java-North
Di tengah visual naga tersebut, ada satu kalimat yang menjadi pesan utama Smantas Owl Team “Kobarkan Cinta Dalam Dirimu.”
Kalimat itu menjadi gambaran tentang rasa yang mereka berikan dalam setiap proses mendukung tim. Bagi Smantas Owl Team, seluruh usaha tidak akan berjalan tanpa adanya rasa cinta terhadap apa yang mereka perjuangkan.
Smantas Owl Team memberikan dukungan dari tribun saat Putra SMAN 17 Surabaya menghadapi SMA Ciputra Surabaya di DBL Arena.
“Semua yang kita lakukan itu pasti pakai cinta. Soalnya kalau enggak pakai cinta kan enggak bakal bisa,” tutur Gandi.
Pemilihan naga juga tidak lepas dari keyakinan Smantas Owl Team terhadap perjalanan Putra Smantas musim ini. Mereka melihat tim memiliki kepercayaan diri untuk melangkah ke Round 2.
Karena itu, naga dipilih sebagai simbol kekuatan. Sosok tersebut dianggap sebagai predator kuat yang mampu menggambarkan posisi Putra Smantas di dalam grupnya.
“Yang kita lihat dari bagannya itu tim basket kita tuh sangat pede untuk lolos Round 2. Makanya itu kita memilih tema naga juga karena naga sebagai predator yang terkuat. Bisa dibilang di grup juga kita sebagai yang terkuat,” jelasnya.
Namun, visual besar yang memenuhi tribun itu harus diselesaikan dalam waktu yang singkat. Smantas Owl Team hanya memiliki jeda tiga hari sejak opening party untuk menyiapkan seluruh kebutuhan koreografi.
Tiga hari tersebut dimanfaatkan tanpa banyak jeda. Pengerjaan berlangsung dari pagi hingga malam, bahkan berlanjut sampai pagi berikutnya. “Dari tiga hari ini kita langsung kebutin. Kayak dari pagi sampai malam, habis itu malam sampai pagi,” kata Gandi.
Baca juga: Pak Teguh Nribun, Dukung BIGTEN dan Beri Ruang Siswa Ramaikan DBL
Kesibukan itu bahkan membuat aktivitas sekolah harus ikut terbagi. Fokus Smantas Owl Team selama tiga hari tersebut tertuju pada bagaimana seluruh kebutuhan koreografi bisa selesai sebelum pertandingan.
Salah satu bagian yang paling menguras waktu adalah proses pengecatan. Mereka harus mengerjakan gradasi sekaligus memblok bagian-bagian tertentu agar visual naga dapat terlihat sesuai konsep.
“Yang paling nguras waktu sih mungkin ngecat untuk gradasinya, habis itu ngeblok-ngebloknya. Itu sih, Mbak, yang paling nguras waktu,” ungkap Gandi.
Ukuran latar yang digunakan pun tidak kecil. Bagian yang berada di belakang naga memiliki panjang 36 meter dengan lebar delapan meter.
Seluruh proses tersebut dilakukan di luar sekolah. Smantas Owl Team memiliki basecamp tersendiri untuk mengerjakan koreografi sekaligus menyiapkan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan.
Keterbatasan dukungan dana dari sekolah membuat mereka harus mengupayakan sendiri kebutuhan seperti kain, cat, dan berbagai perlengkapan lainnya. Meski begitu, proses tersebut tetap berjalan berkat kerja sama antaranggota.
Di tengah persiapan yang serba terbatas, dukungan dari alumni juga ikut menjadi bagian penting. Para alumni turut membantu proses persiapan, sekaligus menjadi alasan bagi generasi sekarang untuk memberikan yang terbaik.
“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih buat alumni-alumni saya,” ujar Gandi.
Baca juga: Mambeasty, Barisan Mama Putra Twystball yang Tak Pernah Absen dari Tribun
Bagi Smantas Owl Team, mereka tidak ingin mengecewakan para alumni yang telah lebih dulu menjadi bagian dari perjalanan suporter SMAN 17 Surabaya. Ada keinginan untuk meneruskan perjuangan tersebut dan membuat generasi berikutnya semakin berkembang.
“Kita enggak mau mengecewakan alumni kita. Apalagi kita ini sebagai penerusnya Owl Team, pasti ingin menjadikan Owl Team semakin lebih besar,” lanjutnya.
Setelah tiga hari pengerjaan, naga yang dipenuhi pesan tersebut akhirnya menemukan tempatnya di tribun DBL Arena. Smantas Owl Team membawa visual tersebut untuk menemani setiap langkah Putra Smantas di lapangan.
Tidak ada latihan khusus yang menjadi kunci kekompakan mereka. Gandi dan anggota Smantas Owl Team memilih mengandalkan kepercayaan yang sudah dibangun satu sama lain.
“Yang pasti sih saya sama teman-teman sudah saling percaya satu sama lain. Kalau semisal kita enggak percaya satu sama lain kan enggak bakal bisa kerja kita,” katanya.
Kepercayaan itu kemudian berubah menjadi dukungan ketika pertandingan berlangsung. Naga menjadi simbol semangat, sementara tulisan
“Korbankan Cinta Dalam Dirimu” menjadi pengingat tentang alasan mereka terus berdiri di tribun.
Namun, perjalanan Putra Smantas masih panjang. Bagi Gandi, kemenangan tersebut bukan alasan untuk berhenti memberikan yang terbaik di pertandingan berikutnya.
“Untuk basket-basket Smantas, jangan kecewakan suporter sama pihak-pihak sekolah. Karena kami mendukungmu dengan sepenuh hati,” pesannya.
Di balik naga yang menyemburkan api, ada tiga hari yang dihabiskan untuk bekerja, tangan-tangan yang mengecat visual berukuran puluhan meter, serta dukungan alumni yang ikut menjaga semangat mereka.
Semua bermuara pada satu hal yang sejak awal mereka bawa ke tribun: cinta terhadap Putra Smantas.
Dan bagi Smantas Owl Team, selama rasa itu masih ada, mereka akan terus berdiri di belakang tim dan memberikan dukungan dengan sepenuh hati.
Baca juga: Spider-Man Noir Jadi Pembuka Misi Smamda Brotherhood di DBL East Java-North
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).