Ada yang baru di tribun Sinluiers, kelompok suporter SMA St Louis 1 Surabaya (Sinlui).
Di laga-laga Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, mereka membawa koreo berseri dengan tema Alice in Wonderland. Kala itu, Sinluiers ingin menggambarkan bahwa tim basket mereka telah hadir untuk menghadapi perjalanan baru.
Kini, dengan tim basket Sinlui yang berhasil lolos ke babak Playoffs, mereka telah mencapai perjalanan yang sebenarnya. Perjalanan untuk menjaga takhta tertinggi dan terus mendominasi di lapangan.
Oleh karena itu, di laga melawan SMAN 2 Surabaya pada Kamis, 24 September 2026, Sinluiers membentangkan koreo berukuran 30 x 15 meter dengan tema baru, yaitu Cerberus.
Cerberus sendiri merupakan anjing berkepala tiga dalam mitologi Yunani. “Cerberus ini selalu dipandang jahat. Padahal, dia ini adalah salah satu hewan yang setia dan ditugaskan untuk menjaga. Dia gak ada jahat-jahatnya,” sebut Yohanes Frederick Herwanto, salah satu capo Sinluiers.
Dalam koreo ini, Cerberus telah ditugaskan untuk setia menjaga apa yang diperintahkan oleh tuannya. Di belakangnya, ada sebuah kastil besar berwarna biru gelap. Pemilihan warna tersebut seolah memberi pesan bahwa kastil tersebut sudah lama ada di sana.
Baca juga: Sinluiers Ajak Alice Lawan Rasa Takut
“Itu menggambarkan keteguhan dan kejayaan kita. Sinlui kan sudah menang bertahun-tahun,” jelas Erick.
Jika ada orang lain yang ingin menyelinap ke dalam kastil tersebut, maka Cerberus akan langsung menyerang mereka. Dengan tindakan seperti itu, Cerberus akan sering dilabel sebagai sosok yang negatif.
“Semua orang jahat itu sebenarnya tidak pengin jadi jahat. Mereka terpaksa jadi jahat karena ada kewajiban yang harus dipenuhi,” tutur Erick.
Aura mencekam dari Cerberus pun semakin terasa dengan detail-detail yang Sinluiers tonjolkan dalam koreo tersebut. Latar dibuat gelap untuk menggambarkan malam hari.
Kemudian, ada juga asap bermotif abu-abu yang menjadi penanda betapa besar ambisi Cerberus untuk melaksanakan tugasnya.
Pemilihan tema yang beragam pada musim ini pun juga memiliki arti lain bagi Sinluiers. “Sinlui tuh sebenarnya karakternya banyak. Bisa dilihat dari ada yang pintar di akademik, olahraga, dan lain sebagainya,” sebut Excel Anargya Nathanael yang juga merupakan capo Sinluiers.
Baca juga: Sinluiers Bawa Alice Hadapi Perjalanan Baru
Lebih lanjut, Sinluiers membutuhkan waktu sekitar 14 hingga 15 hari untuk menyelesaikan mahakarya ini. Mereka sudah berencana untuk membawakan tema ini dari jauh hari.
Melihat performa tim putra Sinlui di laga ini, Sinluiers merasa bangga dengan perjuangan mereka. Setelah bermain dominan sepanjang pertandingan, Sinlui berhasil mengalahkan SMAN 2 Surabaya dengan skor telak 67-29.
“Bersyukur banget bisa bermain dengan baik. Gak kayak match sebelumnya, mereka sekarang bisa leading dari awal dan permainannya juga stabil sampai akhirnya menang,” tegas Excel.
Adu kemampuan bermain Quintom Drum saat jeda pertandingan dan juga saling berlomba-lomba memberikan suara terkeras dengan suporter SMAN 2 Surabaya juga menjadi favorit mereka di laga ini.
Sebagai perwakilan Sinluiers, Excel dan Erick berharap tim basket mereka dapat meroket lebih tinggi di laga-laga berikutnya. Mereka ingin para pemain menjadi semakin solid dan bersikeras untuk menguatkan dinasti mereka di DBL East Java-North.
Kemenangan tim putra dan putri Sinlui hari ini berhasil membuat mereka melangkah ke win bracket. Tim putri akan berhadapan dengan SMA Petra 1 Surabaya, sedangkan Nation Star Academy Surabaya telah menanti tim putra di pertandingan berikutnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca juga: 7 Tahun Berlalu, Marcellino Bonfilio Kembali ke Sinlui